Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kalimantan Barat Perluas Penerapan Mulok Gambut dan Mangrove

📅 Jumat, 23 Agu 2024, 16:51 WIB | Oleh:
Kalimantan Barat Perluas Penerapan Mulok Gambut dan Mangrove Doc: ANTARA/Rendra Oxtora
Ket. Kepala Dinas LHK Kalbar Adi Yani membuka kegiatan Pahlawan Gambut Masa Depan, dalam upaya memperluas implementasi kurikulum mulok gambut dan mangrove di Kalbar.

PONTIANAK - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) bersama Pusat Penelitian Agroforestri Dunia (ICRAF) akan mengimplementasikan pendidikan muatan lokal tentang gambut ke sekolah di seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut.

"Hal ini merupakan upaya pemerintah bersama mitra pembangunan untuk menjaga kelestarian gambut dan mangrove," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Kalbar, Adiyani di Pontianak, Jumat.

Dia menjelaskan, Pemprov Kalbar bersama sejumlah pihak terkait, termasuk International Council for Research in Agroforestry(ICRAF) terus mengimplementasikan kurikulum mulok gambut dan mangrove di satuan pendidikan seluruh Kalbar.

Adiyani mengatakan pihaknya akan memprioritaskan penerapan kurikulum mangrove ini di daerah pesisir untuk melestarikan mangrove dan gambut, karena untuk melestarikan gambut dan mangrove perlu pengenalan lebih jauh kepada masyarakat melalui siswa dan siswa yang ada di Kalbar.

"Gambut kita 2,8 juta hektare dan ini sangat luas, luas sehingga penanganannya harus lebih maksimal," tuturnya.

Menurutnya, edukasi terhadap keberadaan dan pemanfaatan gambut dan mangrove harus dilakukan sejak dini kepada generasi muda melalui mata pelajaran muatan lokal pendidikan lingkungan gambut dan mangrove. Di mana keduanya diintegrasikan dalam mata pelajaran tertentu pada jenjang sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.

Pengembangan kurikulum muatan lokal Pendidikan Lingkungan Gambut dan Mangrove sudah dilakukan di Kabupaten Kubu Raya dan diimplementasikan dengan berbagai kegiatan. Dimulai dari peningkatan kapasitas para pemangku kepentingan tentang peran dan fungsi ekosistem gambut dan mangrove, pembentukan tim pengembang kurikulum, penyusunan kurikulum, dan kelengkapan pelajaran pada 15 calon sekolah uji coba.

"Ini dilakukan untuk mendorong pelaksanaan pembelajaran muatan lokal gambut dan mangrove terintegrasi pada satuan pendidikan di Kabupaten Kubu Raya perlu dilaksanakan penetapan, dan sosialisasi kurikulum muatan lokal gambut dan mangrove terhadap sekolah tingkat pendidikan SD dan SMP di Kabupaten Kubu Raya," katanya.

Di tempat yang sama, perwakilan Kedutaan Besar Jerman untuk Indonesia, MikeElizabeth Lorenza mengatakan aksi pengurangan emisi perlu dilakukan oleh seluruh negara dan semua pihak agar program ini bisa lebih maksimal.

"Saya sudah mengunjungi program ICRAF di Sumsel dan di sana sudah berhasil, maka kali ini saya mengunjungi Kabupaten Kubu Raya untuk melihat bagaimana program kurikulum gambut ini bisa berjalan dan tentu kita sangat mendukung program seperti ini," katanya.

Dirinya berharap semua pihak bisa mempertahankan program peremajaan gambut dan mempertahankan ekosistemnya agar ketersediaan karbon bagi dunia bisa terus bertahan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...
Nasional
Korem 132/Tadulako Bangun 5...
Luar Negeri
Trump Isyaratkan Negosiasi ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.