Jutaan Hektare Hutan Terbakar di Seluruh Dunia Mengakibatkan Ribuan Orang Mengungsi
📅 Senin, 19 Agu 2024, 00:01 WIB | Oleh: Tim PenulisTahun lalu, kebakaran di wilayah Varnava dekat Athena mempengaruhi lebih dari 100.000 acre(sekitar40.568,93 hektar) dan memicu evakuasi luas.
Tahun ini juga di Varnava, kebakaran hutan yang terjadi pada 11 Agustus dengan cepat menyebar akibat angin kencang.
Menurut media Yunani, lebih dari 100.000 acre telah terbakar sejauh ini, sementara tiga rumah sakit, dua biara, dan banyak unit pemukiman dievakuasi di seluruh negeri.
Tiga desa di dekat kota Nafpaktos juga dievakuasi sebagai tindakan pencegahan akibat kebakaran hutan pada 25 Juni.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dampak kebakaran meluas hingga ke wilayah Vrilisia, di mana sebuah jenasah terbakar ditemukan.
Sementara itu, pemerintah Yunani melaporkan bahwa 68 kebakaran hutan telah terjadi di seluruh negeri pada 19 Juli, dengan kebakaran Varnava dianggap sebagai "kebakaran terbesar tahun ini."
Turki membantu Yunani dengan mengirimkan dua pesawat pemadam kebakaran dan satu helikopter.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, dua kebakaran hutan terjadi pada hari Sabtu di pulau Evia.
Menurut Peta Prediksi Risiko Kebakaran yang dikeluarkan oleh Sekretariat Jenderal Perlindungan Sipil dari Kementerian Krisis Iklim dan Perlindungan Sipil, beberapa area di negara tersebut telah diidentifikasi memiliki risiko kebakaran yang sangat tinggi (Kategori 4).
Italia, khususnya pulau Sardinia, juga terkena dampak parah oleh kebakaran hutan.
Kebakaran pada tahun 2021 dan 2022 menghancurkan sekitar 20.000 hektarlahan hutan di pulau tersebut, sementara wilayah Tuscany mengalami kerusakan lebih dari 10.000 hektar.
Pada bulan Juli, Bulgaria menghadapi ancaman kebakaran hutan yang signifikan di kota Svilengrad, provinsi Haskovo, dekat perbatasan Turki, yang maju ke desa-desa Mladinovo dan Mihalich di selatan, membakar puluhan ribu hektarlahan hutan dan pertanian.
Sebagai tanggapan, Turki mengirimkan personel dan kendaraan pemadam kebakaran untuk membantu.
Perdana Menteri Bulgaria, Dimitar Glavchev, menyampaikan rasa terima kasih kepada Turki atas bantuan tersebut.
Administrasi Siprus Yunani mengeluarkan peringatan kode merah pada 22 Juli, memperingatkan risiko kebakaran yang ekstrem karena suhu di wilayah negara tersebut mencapai 42 derajat Celsius.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!