Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dikbud Sultra Salurkan 17.500 Seragam Gratis untuk Siswa SMA/SMK

📅 Rabu, 01 Okt 2025, 12:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dikbud Sultra Salurkan 17.500 Seragam Gratis untuk Siswa SMA/SMK Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dikbud Provinsi Sultra Prof. Aris Badara (kiri) saat menyalurkan bantuan seragam sekolah gratis secara simbolis di Kendari, Sulawesi Tenggara (1/10/2025).

KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) menyalurkan sebanyak 17.500 seragam gratis tahap pertama untuk para siswa SMA/SMK sederajat se-Sulawesi Tenggara. 

Kepala Dikbud Provinsi Sultra, Prof. Aris Badara, saat ditemui di Kendari, Rabu (01/10), mengatakan bahwa penyaluran tersebut merupakan program dari Gubernur Sultra Andi Sumangerukka bersama Wakil Gubernur Ir. Hugua yang bernama Penggaris (Perlengkapan dan Seragam Sekolah Gratis).   

“Total seragam yang disalurkan sebanyak 17.500. Isinya seragam abu-abu dan pakaian olahraga yang diperuntukkan bagi siswa yang membutuhkan,” kata Aris Badara.

Dia menyebutkan bahwa penyaluran bantuan seragam sekolah tersebut dilakukan setelah dilakukan identifikasi dan verifikasi berjenjang mulai dari sekolah, Kantor Cabang Dinas (KCD), hingga tim teknis Dinas Pendidikan Sultra.

"Syarat utama penerima adalah siswa dengan keterangan tidak mampu dari kelurahan atau desa. Program ini belum mampu menjangkau seluruh siswa SMA, SMK, dan SLB di Sultra secara umum, karena keterbatasan anggaran," ujarnya.

Aris Badara mengungkapkan untuk total sekolah yang saat ini aktif sebanyak 261 SMA dan 109 SMK.  

“Jumlah siswa yang belum dapat seragam lebih besar dari yang sudah menerima. Namun kami berharap alokasi anggaran berikutnya bisa ditingkatkan sehingga bantuan lebih merata,” ungkap Aris Badara.

Dia menjelaskan pada tahap selanjutnya, program bantuan seragam sekolah gratis itu akan menyasar atau diprioritaskan bagi sekolah kejuruan khusus, seperti SMK kemaritiman dan kelautan.

Selain seragam, program Penggaris juga menyalurkan bantuan sarana pembelajaran, seperti komputer, smartboard, dan peralatan pendidikan lainnya. Kemudian, rehabilitasi sekolah, baik melalui anggaran APBN dan APBD.

Sementara itu, pada tahap kedua nanti, Pemprov Sultra menyiapkan bantuan tambahan berupa prasarana untuk SMK dan SLB. Termasuk fasilitas khusus bagi siswa berkebutuhan khusus serta rehabilitasi.

“Harapan kita bantuan ini tepat sasaran dan bisa meringankan beban orang tua siswa. Semoga ke depan jumlahnya semakin besar dan menyentuh seluruh sekolah di Sultra,” tambah Aris Badara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.