Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terjadi Lagi! Keracunan MBG di Cikalongkulon Cianjur, 180 Siswa Pusing, Mual, dan Muntah, Kapan Dievaluasi?

📅 Selasa, 27 Jan 2026, 20:31 WIB | Oleh:
Terjadi Lagi! Keracunan MBG di Cikalongkulon Cianjur, 180 Siswa Pusing, Mual, dan Muntah, Kapan Dievaluasi? Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Ratusan anak dari sejumlah SD di Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mendapat perawatan di Puskesmas Cijagang karena diduga keracunan makanan setelah menyantap menu MBG, Selasa (27/1).

CIANJUR, JAWA BARAT - Telah terdata oleh petugas gabungan Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sekitar 180 siswa sejumlah sekolah diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), para siswa telah menjalani perawatan di puskesmas setempat, Selasa (27/1).

Camat Cikalongkulon Iyus Yusuf dihubungi di Cianjur, Selasa, mengatakan sebagian besar siswa berasal dari sejumlah sekolah dasar di Cikalongkulon, mengeluh pusing, mual, dan muntah setelah mengonsumsi menu MBG dan sebagian besar mengeluhkan hal yang sama setelah pulang ke rumah.

"Ratusan ratusan pelajar tersebut mulai mengalami gejala keracunan, seperti pusing, mual, muntah dan diare pada siang dan petang setelah sampai di rumah sehingga pihak keluarga membawa mereka ke puskesmas," katanya.

Dia menjelaskan dari 180 siswa yang diduga keracunan itu, empat orang di antaranya dirujuk ke RSUD Sayang Cianjur karena mengalami dampak cukup parah sehingga membutuhkan penanganan medis yang serius.

Hingga Selasa malam, kata dia, jumlah korban bertambah dari semula 107 orang meningkat menjadi 180 orang, sehingga penanganan dilakukan di sejumlah ruangan di Puskesmas Cijagang.

"Ratusan siswa yang mengalami keracunan berasal dari enam sekolah yang menyantap MBG dari SPPG yang sama sebelum mengeluh pusing, mual, muntah, dan diare," katanya.

Selain di Puskesmas Cijagang, katanya, puluhan siswa juga mendapat pelayanan di Puskesmas Cikalongkulon karena terbatasnya ruangan untuk penanganan dengan harapan dapat segera pulih.

Terkait dengan penyebab pasti keracunan yang menimpa ratusan siswa tersebut, pihaknya bersama petugas Dinkes Cianjur dan Polsek Cikalongkulon masih melakukan penyelidikan dengan sudah membawa sampel sisa makanan dan muntahan.

"Dugaan sementara ratusan siswa mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG terdiri dari nasi, ayam, sayur sawi, dan buah semangka yang disediakan unit SPPG Sukagalih," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.