Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

68 Juta Orang Berjuang Mengatasi Kekeringan di Afrika Bagian Selatan

📅 Senin, 19 Agu 2024, 00:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
68 Juta Orang Berjuang Mengatasi Kekeringan di Afrika Bagian Selatan Doc: ANTARA JABAR/Reival Akbar R
Ket. Ilustrasi - Kekeringan.

LUSAKA - Diperkirakan, sebanyak 68 juta orang di seluruh wilayah selatan Afrika telah terdampak bencana kekeringan yang disebabkan oleh El Nino. Mereka seluruhnya saat ini membutuhkan bantuan makanan darurat, kata organisasi Komunitas Pembangunan Afrika Selatan (SADC) pada Sabtu (17/8).

Sekretaris Eksekutif Elias Magosi mengatakan pada KTT SADC ke-44 di ibu kota Zimbabwe, Harare, bahwa 68 juta orang itu merupakan 17 persen populasi wilayah Afrika bagian selatan yang membutuhkan dukungan kemanusiaan.

Seperti dikutip dari Antara, kekeringan telah menghancurkan dengan parah tanaman di wilayah itu, dengan pengajuan permohonan bantuan kemanusiaan sebesar 5,5 miliar dollar AS (86,3 triliun rupiah) pada bulan Mei, untuk mendukung respons terhadap kekeringan tersebut.

Dampak lain dari kekeringan itu antara lain kekurangan energi yang parah, ketika negara-negara seperti Zambia, yang telah menyatakan kekeringan sebagai bencana, mencari peluang impor dari negara-negara tetangga untuk menjaga ekonomi tetap berjalan.

Mantan ketua SADC Joao Lourenco, Presiden Angola yang menyerahkan peran ketua kepada Emmerson Mnangagwa dari Zimbabwe, mengatakan masih banyak yang harus dilakukan untuk mengumpulkan sumber daya guna membantu negara-negara yang terkena dampak kekeringan.

KTT, yang bertepatan dengan peringatan Hari SADC, diadakan dengan tema Mendorong Inovasi Guna Membuka Peluang untuk Pertumbuhan dan Pengembangan Ekonomi Berkelanjutan Menuju SADC yang Maju.

Menyerahkan kepemimpinan kepada Mnangagwa, Lourenco merefleksikan sejumlah langkah yang diambil selama masa jabatannya, mendorong agenda integrasi regional melalui proyek infrastruktur yang saling terhubung.

Mnangagwa memuji pekerjaan pendahulunya dan berjanji untuk membangun pencapaian dengan menggalang negara-negara anggota untuk terus menjalin hubungan strategis untuk pengembangan regional.

Pertemuan juga membahas konflik yang sedang berlangsung di Republik Demokratik Kongo timur, yang dianggap sebagai masalah perdamaian dan keamanan utama bagi blok tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.