Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cuaca Kamis Berubah-ubah! BMKG Sebut Mayoritas Kota Besar Berawan dan Hujan Ringan serta Hujan Lebat

📅 Kamis, 27 Agu 2026, 08:14 WIB | Oleh:
Cuaca Kamis Berubah-ubah! BMKG Sebut Mayoritas Kota Besar Berawan dan Hujan Ringan serta Hujan Lebat Doc: Antara foto
Ket. Ilustrasi. Seorang warga sedang berjalan menggunakan payung di tengah hujan lebat.

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Kamis.

Dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, prakirawan Masayu F menerangkan secara umum daerah konvergensi memanjang di wilayah Sumatera Barat, Bengkulu, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua dan Papua Pegunungan.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi.

Oleh karena itu, pihaknya memprakirakan sejumlah kota besar akan berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang pada hari ini, diantaranya ialah wilayah Medan, Pekanbaru, dan Tanjung Selor.

Sejumlah kota besar lainnya hanya akan mengalami hujan ringan, yaitu wilayah Padang, Tanjung Pinang, Bengkulu, Bandar Lampung, Serang, Bandung, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya .

Adapun kota besar yang diprakirakan hanya akan mengalami kondisi berawan pada hari ini, yakni wilayah Banda Aceh, Jambi, Pangkal Pinang, Palembang, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Samarinda, Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, dan Manokwari.

Sebelumnya pada Selasa (25/8), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi 473 titik panas (hotspots) di Kalimantan Selatan, Selasa, yang tersebar di 11 kabupaten dan kota dengan sebaran terbanyak terdeteksi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Tapin, dan Kabupaten Banjar.

Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor BMKG Kalimantan Selatan, Utari Randiana, mengatakan data tersebut merupakan hasil pemantauan Sistem Informasi Hotspot Kalimantan per Selasa pukul 07.00 Wita.

Dalam hasil pemantauan tersebut, terdapat dua wilayah yang tidak terdeteksi titik panas, yaitu Banjarmasin dan Balangan.

"Dari total 473 titik panas tersebut, sebanyak 425 titik memiliki tingkat kategori sedang, 32 titik kategori tinggi, dan 16 titik dengan kategori rendah. Kategori sedang menjadi yang paling dominan dengan proporsi sekitar 89,9 persen," kata Utari di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Selasa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Diajak Dukung Swasembada Gula Nasional.
    Preview komentar:
    swasambada gula juga tidak kalah pentingnya dari swasembada ...
  • Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional
    Preview komentar:
    Sebagai praktisi yang sering berinteraksi dengan sektor distribusi ...
  • Industri Halal Dinilai Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia.
    Preview komentar:
    Membaca ulasan komprehensif ini memberikan perspektif baru yang ...
Daerah
Wakatobi Disuruh Meniru Pro...
Olahraga
Pantas Menggunduli Indonesi...

Bogor Lagi, Kasus Kanker Naik 138 Persen. Waspada!

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Bogor Lagi, Kasus Kanker Na...
Megapolitan
Bagaimana Ini Pemkot Bogor,...

Tak Naik, Bea Balik Nama Kendaraan di Sulsel

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Naik, Bea Balik Nama Ke...
Daerah
Era Industri, Warga Karawan...
"Famtrip Marine Maratua 2026" Promosikan Keindahan Bawah Laut Maratua pada Turis Selam Malaysia dan Singapura

"Famtrip Marine Maratua 2026" Promosikan Keindahan Bawah Laut Maratua pada Turis Selam Malaysia dan Singapura

26 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.