Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Siap-siap Ngambek, Jika Kalah dalam Pilpres Trump akan Asingkan Diri ke Venezuela

📅 Rabu, 14 Agu 2024, 00:01 WIB | Oleh:
Siap-siap Ngambek, Jika Kalah dalam Pilpres Trump akan Asingkan Diri ke Venezuela Doc: Istimewa
Ket. Tanda anti-Trump terlihat pada demonstrasi di Caracas, Venezuela, pada 10 Agustus 2019.

NEW YORK - Selama wawancaranya dengan miliarder donatur Partai Republik, Elon Musk, baru-baru ini, calon presiden Donald Trump mengatakan mereka bisa "bertemu lagi di Venezuela" jika ia kalah dalam pemilihan bulan November.

"Jika terjadi sesuatu dengan pemilihan ini, yang akan menjadi tontonan yang mengerikan, kita akan bertemu lain kali di Venezuela, karena itu akan menjadi tempat yang jauh lebih aman untuk bertemu daripada negara kita," kata Trump kepada Musk.

"Baiklah, jadi kita akan pergi. Kamu dan aku akan pergi, dan kita akan mengadakan pertemuan dan makan malam di Venezuela."

Dilansir oleh News Week, Trump menuduh Venezuela melepaskan pelaku kekerasan dari penjaranya dan mengirim mereka ke Amerika Serikat sebagai imigran ilegal, sehingga mengurangi angka kejahatannya sendiri.

"Angka kejahatan mereka menurun dan angka kejahatan kita meningkat drastis. Dan itu sangat sederhana. Dan Anda belum melihat apa pun karena orang-orang ini datang ke negara kita dan mereka baru saja beradaptasi dan mereka tidak tahu tentang bersikap benar secara politik, penegakan hukum atau kurangnya penegakan hukum dan polisi kita. Saya harus mengakhiri dengan ini. Kami memiliki polisi yang hebat," katanya.

Trump telah berulang kali membuat klaim tidak berdasar tentang Venezuela yang melepaskan tahanannya ke Amerika Serikat.

"Saya akan memberi tahu Anda. Venezuela belum menyingkirkan semua orang. Mereka telah menyingkirkan sekitar 70 persen orang-orang yang sangat jahat," katanya kepada Musk.

"Penjara mereka sekitar 50 persen, ditempatkan di Amerika Serikat. Sama dengan negara lain, lebih dari 30 persen. Beberapa di antaranya 50 persen. Semuanya berbeda," katanya.

"Namun intinya adalah semuanya akan 100 persen. Mengapa Anda tidak menempatkannya 100 persen?"

Roberto Briceño-León, pendiri dan direktur OVV (akronim untuk Observatorium Kekerasan Venezuela dalam bahasa Spanyol), mengatakan kepada factcheck.org bahwa tidak ada bukti bahwa Venezuela mengirim penjahat ke AS.

"Kami tidak memiliki bukti bahwa pemerintah Venezuela mengosongkan penjara atau rumah sakit jiwa untuk mengirim mereka keluar dari negara ini, baik ke AS atau negara lain mana pun," kata Briceño-León.

Sebaliknya, katanya, penurunan angka kejahatan di negara tersebut merupakan hasil migrasi besar-besaran hampir 8 juta orang sejak 2014 yang disebabkan oleh memburuknya kondisi ekonomi dan kehidupan .

Presiden Venezuela, Nicolás Maduro memimpin pemerintahan otoriter dan telah didakwa dengan terorisme narkotika dan korupsi oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat.

Pada bulan Juli, Maduro tiba-tiba dinyatakan sebagai pemenang pemilu negara tersebut dalam apa yang secara luas dilihat sebagai pemungutan suara yang curang .

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Eks Punggawa Persija Gustavo Franca: Atmosfer di Kandang Persib bisa Pengaruhi Konsentrasi Arema
    Preview komentar:
    Berikut Membuka blokir BNIdirect Pengguna terkunci (User ID ...
    Cara Membuka blokir BNIdirect Pengguna terkunci (User ID ...
  • Rambut Tipis dan Mudah Lepek? Kini Ada Solusi dengan Formula Ultra Ringan
    Preview komentar:
    Keluhan BRI QLola
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
  • PM Pakistan Sebut Kesepakatan AS-Iran Berlaku “Segera” Setelah Kedua Pihak Menandatanganinya
    Preview komentar:
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
    Bagaimana cara menghubungi BRI QLola?
Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.