Gelar Kongres, IKA ITS Siap Tingkatkan Kontribusi untuk Negara
📅 Senin, 12 Agu 2024, 10:18 WIB | Oleh: Mohammad Zaki Alatas
Doc: Istimewa
JAKARTA - Ikatan Alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (IKA ITS) menggelar Kongres IX 2024 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (10/8). Selain membahas Garis Besar Haluan dan Kebijakan Organisasi (Gabaka), agenda kongres juga akan memilih ketua umum Pengurus Pusat IKA ITS dan Senat IKA ITS periode 2024-2028.
Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) IKA ITS Ir Sutopo Kristanto memastikan segala persiapan demi kelancaran kongres sudah dilakukan. Dia berharap, apa pun yang dihasilkan dalam kongres ini merupakan keputusan terbaik. Tidak hanya untuk IKA ITS, tapi juga Indonesia.
"Maka pada kesempatan ini, kita ucapkan terima kasih ke steering committee dan organizing committee yang mengupayakan hal terbaik. Dengan begitu kongres bisa berlangsung baik, mulai dari tahap persiapan," jelasnya dalam keterangan tertulis, akhir pekan lalu.
Kongres IKA ITS 2024 mendapatkan apresiasi sejumlah menteri yaitu Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas, serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno.
Mereka berharap, Kongres IKA ITS dapat menghasilkan beragam gagasan inovatif dan menciptakan kolaboraksi yaitu kolaborasi dengan aksi kuat agar dapat berdampak positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Para alumni ITS juga diharapkan semakin berperan dalam teknologi. Ini demi mendorong kemajuan pembangunan Indonesia ke depan. Tri Rismaharini, Menteri Sosial sekaligus alumnus ITS yang membuka acara, dalam sambutannya berharap hasil kongres dapat memperkuat kolaboraksi alumni ITS dengan pemerintah, khususnya lewat dukungan teknologi.
Menurut Risma, pengembangan teknologi tepat guna terbukti telah mendorong peningkatan dan pemerataan kesejahteraan sosial yang berkeadilan bagi masyarakat. Ini bisa dilihat dari kolaboraksi (kolaborasi dan aksi) Kementerian Sosial dengan ITS dan alumni ITS.
Salah satu kolaborasi tersebut adalah menginisiasi pembangunan Rumah Tahan Gempa di Aceh Timur. "Rumah Tahan Gempa itu didesain dari ITS. Saya ubah sedikit (desainnya), kan saya (latar belakangnya) arsitek," ujar Risma.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Risma, masih banyak hal.yang bisa dilakukan alumni ITS untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat. Karena itu, dia punya harapan besar agar semangat kolaboraksi ditumbuhkembangkan IKA ITS.
Wakil Rektor ITS Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Sarana Prasarana Dr Machsus berharap kongres IKA ITS mampu melahirkan pemikiran-pemikiran cerdas. Lewat pemikiran itulah ITS, para alumni ITS, dan pada ujungnya Indonesia didorong maju dan unggul. Hal ini sejalan dengan target ITS Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum sebagai (PTN BH), untuk mengejar peringkat 500 kampus besar dunia.
"Saya ingin tegaskan, pemeringkatan itu bukan hanya dilihat dari kiprah perguruan tinggi negerinya. Melainkan juga dari kiprah alumninya di berbagai sektor kehidupan," tutur Machsus.
Sementara Ketua Senat IKA ITS, Ridwan Hisjam menuturkan, terselenggaranya kongres merupakan bentuk kekompakan para alumni yang selalu mendukung pengurus pusat IKA ITS. Selama empat tahun ke depan, dia berharap ketua umum serta anggota senat baru fokus membuat program terbaik agar bisa mengantarkan lebih banyak lebih banyak alumni ITS masuk struktur pengambil kebijakan.
"Tapi bukan itu tujuan kita, yang penting bisa bermanfaat bagi bangsa dan negara," tegas Ridwan.
Pemilihan Ketum
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!