Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Hari Ini Menguat Tajam, Pasar Bertaruh Konflik AS-Iran Segera Berakhir

📅 Kamis, 07 Mei 2026, 17:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari Ini Menguat Tajam, Pasar Bertaruh Konflik AS-Iran Segera Berakhir Doc: ANTARA FOTO/ Dhemas Reviyanto
Ket. Seorang wanita berjalan melewati refleksi layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat seiring meredanya kekhawatiran pasar global setelah harga minyak dunia terkoreksi dan muncul optimisme tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Penurunan harga minyak dipandang positif karena dapat menekan risiko inflasi global serta mengurangi potensi beban subsidi energi dalam negeri.

Sentimen tersebut mendorong investor kembali masuk ke aset berisiko, termasuk pasar saham Indonesia, sehingga menopang penguatan sektor keuangan, industri, dan properti di perdagangan hari ini.

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (7/5) sore ditutup menguat 81,85 poin atau 1,15 persen ke posisi 7.174,32 ditopang oleh terkoreksinya harga minyak mentah dan optimisme kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 11,03 poin atau 1,62 persen ke posisi 693,79.

“IHSG ditutup menguat didorong optimisme damai dan turunnya harga minyak,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta.

Dari mancanegara, Ratna mengatakan optimisme akan segera tercapainya kesepakatan damai antara AS dengan Iran telah mendorong berlanjutnya koreksi harga minyak jenis WTI dan Brent hingga di bawah level 100 dolar AS per barel.

Koreksi harga minyak mentah global mendorong redanya kekhawatiran terhadap meningkatnya inflasi dan pelebaran defisit anggaran, apabila benar AS dengan Iran sepakat mengakhiri perang dan harga minyak melanjutkan pelemahan.

Dari dalam negeri, nilai tukar (kurs) rupiah ditutup menguat 0,3 persen ke level Rp17.320 per dolar AS pada perdagangan hari ini, seiring dengan pelemahan indeks dolar AS.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor menguat yaitu dipimpin sektor keuangan yang naik sebesar 1,88 persen, diikuti oleh sektor industri dan sektor properti yang naik masing-masing sebesar 1,17 persen dan sebesar 1,12 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu DPUM, ESIP, DEPO, NATO dan ALKA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni RICY, ABDA, HALO, ARGO dan TPIA.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.675.918 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 42,37 miliar lembar saham senilai Rp23,19 triliun. Sebanyak 361 saham naik 295 saham menurun, dan 160 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei menguat 3.449,38 poin atau 5,80 persen ke 62.962,50, indeks Shanghai menguat 19,92 poin atau 0,48 persen ke 4.180,09, indeks Hang Seng menguat 412,50 poin atau 1,57 persen ke 26.626,28, dan indeks Strait Times menguat 14,58 poin atau 0,30 persen ke 4.941,96.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.