Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Meningkatkan Serangan Politik terhadap Kamala Harris

📅 Kamis, 01 Agu 2024, 00:02 WIB | Oleh:
Trump Meningkatkan Serangan Politik terhadap Kamala Harris Doc: Logan Cyrus/AFP
Ket. Calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump

JAKARTA - Calon dari Partai Republik, Donald Trump, yang terpaksa merumuskan strategi elektoral baru kurang dari 100 hari sebelum pemilihan presiden Amerika Serikat (AS), akan mengambil bagian dalam dua acara kampanye pada hari Rabu (31/7), demi melawan pesaing barunya, Kamala Harris.

Dikutip dari Agence France-Press, strategi perebutan kursi Gedung Putih oleh Partai Republik telah dikacaukan ketika Presiden AS, Joe Biden, pada tanggal 21 Juli menarik pencalonannya, lalu mendukung Wakil Presiden Harris sebagai calon dari Partai Demokrat.

Trump telah menempatkan kesehatan Biden yang berusia 81 tahun di jantung kampanye politiknya, menggambarkannya sebagai seorang pria tua yang lemah.

Sekarang, ia menghadapi kandidat yang sama sekali berbeda, wakil presiden pertama yang berkulit hitam, wanita, dan keturunan Asia Selatan, yang hampir dua dekade lebih muda darinya.

Perubahan kandidat telah memaksa Trump dan Partai Republik untuk mengubah strategi mereka dengan cepat, dan tampaknya kampanyenya masih menentukan arah serangan terhadapnya.

Sejauh ini, ia menggambarkan saingannya sebagai "Kamala Pembohong", "Kamala yang Tertawa," dan "Kamala Gila," di antara julukan lainnya. Ia juga mengambil garis serangan yang lebih tajam terhadapnya.

Di North Carolina minggu lalu, Trump secara keliru menuduh wakil presiden AS itu mendukung "eksekusi bayi", salah mengartikan posisinya pada isu aborsi yang memecah belah.

Diskusi Meja Bundar

Pada hari Rabu, Trump akan terbang ke Chicago untuk berpartisipasi dalam diskusi meja bundar dengan jurnalis Afrika Amerika yang akan dikhususkan untuk isu paling mendesak yang dihadapi "komunitas kulit hitam".

"Trump akan menjelaskan bagaimana ia mencapai lebih banyak hal untuk warga Amerika berkulit hitam dibandingkan presiden lain mana pun dalam sejarah terkini dengan menerapkan kebijakan America First pada ekonomi, imigrasi, energi, hukum dan ketertiban, serta kebijakan luar negeri," ungkap tim kampanyenya.

Kemudian pada hari yang sama, mantan Presiden tersebut akan mengadakan rapat umum kampanye di Pennsylvania, negara bagian medan tempur tempat ia nyaris selamat dari upaya pembunuhan awal bulan ini.

Pada hari Sabtu, ia akan menuju Atlanta, Georgia, tempat ia akan tampil dalam acara kampanye bersama calon wakil presidennya, JD Vance.

Senator Ohio berusia 39 tahun itu dulunya adalah seorang kritikus keras Trump, tetapi mengubah pendiriannya menjadi salah satu pendukungnya yang paling vokal.

Sejak terpilih sebagai calon wakil Presiden Trump, serangkaian video berisi pernyataan masa lalu yang kontroversial telah muncul.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
  • Berpotensi Melemah Terbatas, 13 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai pergerakan Rupiah hari ...
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Nasional
Daerah Diminta Siapkan Angg...
Luar Negeri
Salah Satu PM yang Pernah A...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Wah… Menyedihkan dan juga Memalukan, Pebulu Tangkis Indonesia Diselidiki BWF Diduga Jual Angka   

Wah… Menyedihkan dan juga Memalukan, Pebulu Tangkis Indonesia Diselidiki BWF Diduga Jual Angka  

13 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.