Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Manajemen Gedung Diajak Hemat Energi

📅 Rabu, 24 Jul 2024, 20:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Manajemen Gedung Diajak Hemat Energi Doc: istimewa
Ket. Manajemen gedung diminta berhemata energi

JAKARTA - Jakarta melakukan edukasi penghematan dan audit energi gedung pemerintah. Edukasi dimulai dari Jakarta Pusat dan diikuti perwakilan dari kecamatan, kelurahan, dan Puskesmas.

"Setelah tidak lagi menyandang predikat Ibu kota, Jakarta akan menjadi kota global. Sebagai kota global tentunya mempunyai standar emisi. Maka, kita harus mengembangkan energi terbarukan dan harussehemat mungkin dalam menggunakan," kata Kepala Dinas Nakertransgi Jakarta, Hari Nugroho, Rabu.

Hari menegaskan,setelah kegiatan sosialisasi ke para pengelola gedung pemerintah, dia akan melakukan audit energi sebagai tindak lanjut kegiatan. Kegiatan audit gedung pemerintahan direncanakan berlangsung tiga bulan ke depan. Ini meliputi pemeriksaan instalasi listrik, pemanfaatan jenis AC, dan lampu.

Selain itu, Hari menjelaskan, audit energi akan menghasilkan rekomendasi. Ini terkait, apakah jenis instalasi sudah sesuai, aman, dan mendukung penghematan. Jadi, harus diketahui, penggunaan energi di gedung termasuk kategorilow,medium, atau malahhigh cost. Jakarta Pusat memang menjadi proyek percontohan. "Targetnya bisa menghemat energi," tegas Hari.

Menurut Hari, penggunaan AC jenis lama juga lebih boros energi dari teknologi baru. Kemudian, penggunaan lampu juga disyaratkan jenisLEDyang lebih hemat dan lebih terang.

Lebih lanjut, Hari menuturkan, jika memang gedung masuk kategorimediumatauhigh costenergi, maka pengelola direkomendasikanmemperbaiki. Sebagai tahap awal, audit energi akan menyasar gedung-gedung pemerintahan daerah.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Chaidir, menyambut baik kegiatan sosialisasi dan audit energi yang dilakukan jajaran Dinas Nakertransgi Jakarta. Chaidir menyebut akan secepatnya menindaklanjuti dengan mengaudit kantor Wali Kota Jakarta Pusat, kelurahan, dan Puskesmas. Ini sebagai tahap awal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

4 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

4 jam yang lalu | Marcellus Widiarto

Ekonomi
Kabar Baik! Rupiah Menguat ...

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

4 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Jumlah rumah rusak akibat g...
Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.