Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Ingatkan Warga agar Mewaspadai Banjir Rob di Pesisir Lombok NTB

📅 Sabtu, 20 Jul 2024, 07:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Ingatkan Warga agar Mewaspadai Banjir Rob di Pesisir Lombok NTB Doc: ANTARA/Akhyar Rosidi
Ket. Kapal di pelabuhan dermaga Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi NTB.

Mataram - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Zaenudin Abdul Majid (ZAM) Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir rob di wilayah pesisir Lombok.

"Warga yang ada di pesisir pantai diharapkan tetap waspada," kata Kepala Stasiun Meteorologi ZAM Lombok Satria Topan Primadi di Mataram, Sabtu.

BMKG menyatakan peringatan banjir rob tersebut berlaku selama tiga hari ke depan mulai 20-23 Juli 2024.

Kemudian prakiraan cuaca di wilayah Lombok cerah berawan hingga hujan ringan, arah dan kecepatan angin mulai Tenggara Selatan dengan kecepatan 5-25 knot per jam.

"Tinggi gelombang mencapai 0.1 hingga 0.75 meter," katanya.

Sementara itu pasang maksimum lebih 2.0 meter dan waktu pasang 08.00 WITA hingga 14.00 WITA.

Dengan adanya fenomena tersebut, masyarakat di sekitar pesisir, bantaran sungai dan daerah yang lebih rendah dihimbau tetap waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang air laut maksimum seperti adanya genangan.

"Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi diharapkan terus memantau perkembangan cuaca dan gelombang terkini," katanya.

BMKG menyatakan, berdasarkan analisis dan prediksi curah hujan dasarian, terdapat indikasi kekeringan meteorologis (iklim) sebagai dampak dari kejadian hari kering berturut-turut dengan indikator hari tanpa hujan.

"Dengan potensi siaga dan waspada," katanya.

Untuk potensi level awas terjadi di wilayah Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima, Kota Bima, Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat.

Sementara itu, untuk level waspada diprakirakan juga terjadi di wilayah Kabupaten Dompu (Kecamatan Huu, Manggalewa, Woja), Kabupaten Bima (Kecamatan Sanggar, Soromandi, Tambora), Lombok Barat (Kecamatan Sekotong), Lombok Tengah (Kecamatan Janapria, Praya, Praya Barat, Praya Tengah, Praya Timur, Pujut).

Kabupaten Lombok Timur (Kecamatan Jerowaru, Kecamatan Keruak, Kecamatan Labuhan Haji, Kecamatan Montong Gading, Kecamatan Pringgabaya, Kecamatan Sakra Barat, Kecamatan Sikur, Kecamatan Suela), Lombok Utara (Kecamatan Gangga), Sumbawa (Kecamatan Alas, Buer, Empang, Moyo Utara, Rhee) dan Sumbawa Barat (Kecamatan Brang Ene, Brang Rea, Maluk).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.