Pesawat Ciptaan Charles F Ritchel yang Dilupakan
📅 Kamis, 20 Jun 2024, 06:10 WIB | Oleh: Haryo BronoSehari setelah penerbangan publik luar ruangan pertama mereka yang sukses di Hartford, Quinlan dan Ritchel mencoba lagi di lapangan bola yang sama. Kali ini, cuaca kurang bersahabat dan angin bertiup kencang.
Walau pesawat Ritchel berhasil terbang setinggi sekitar 200 kaki, Quinlan mengalami kesulitan untuk mengendalikannya walau Quinlan berhasil mendaratkannya di Newington, sekitar lima mil jauhnya dari Hartford.
Sang penemu dan pilotnya tidak terpengaruh oleh kemunduran ini. Mereka mengadakan lebih banyak pameran publik tahun itu dengan campuran keberhasilan dan kegagalan termasuk sebuah insiden yang hampir merenggut nyawa Quinlan.
Kegagalan itu terjadi selama pameran pada tanggal 4 Juli di Boston. Saat itu mesin itu tidak berfungsi dan terus naik, melambung hingga ketinggian yang diperkirakan Boston Globe adalah 2.000 kaki. Quinlan tidak dapat menghidupkan baling-baling dan pesawat itu terus naik mencapai ketinggian hingga 3.000 kaki.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam ketakutan sang pilot berpikir cepat dengan mengikat pergelangan tangan dan kakinya ke pesawat dan berayun dari tempat duduknya untuk memperbaiki baling-baling, lalu menggunakan pisau lipat yang kebetulan ada padanya sebagai alat darurat.
Perbaikan di udara yang berani berhasil, dan pesawat itu perlahan-lahan turun. Pesawat yang dikendalikan Quinlan lalu mendarat di Massachusetts, 44 mil dari tujuan awalnya, setelah penerbangan selama 1 jam 20 menit.
Menurut buku Tom Crouch, seorang kurator emeritus di Museum Dirgantara dan Antariksa Nasional Smithsonian dengan judul The Eagle Aloft: Two Centuries of the Balloon in America (1983), Ritchel dan Quinlan membawa pesawat udara itu dalam tur bersama sirkus keliling pada akhir tahun 1870-an. Ritchel juga menjual beberapa replika perangkatnya dan kemudian mencoba mengembangkan versi pesawat yang lebih besar yang sanggup menempuh jarak jauh yang ditenagai oleh 11 orang kru yang menggunakan engkol tangan. Tidak mengherankan, ide ini gagal mendapatkan momentum dan Ritchel menghilang dari sorotan berita utama. hay/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!