Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini yang Dilakukan Pemkot Lhokseumawe untuk Atasi Stunting

📅 Jumat, 14 Jun 2024, 00:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini yang Dilakukan Pemkot Lhokseumawe untuk Atasi Stunting Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkot Lhokseumawe
Ket. Pj Wali Kota Lhokseumawe A Hanan (tengah) meluncurkan Rumoh Gizi Gampong (RGG), Gampong (Desa) Hagu Barat Laut, Kota Lhokseumawe, Aceh, Kamis (13/6/2024).

Banda Aceh - Pemerintah Kota Lhokseumawe, Aceh, melakukan penanganan dan pencegahan anak stunting di daerah itu melalui intervensi dari Rumah Gizi Gampongguna memberi masa depan anak yang lebih cerah, sehat, dan berprestasi.

Penjabat Wali Kota Lhokseumawe A Hanan, di Lhokseumawe, Kamis, mengatakan Rumah Gizi Gampong (RGG) tersebut merupakan bukti nyata komitmen dan langkah konkret pemerintah dalam menanggulangi stunting di tengah masyarakat.

"RGG diharapkan dapat menjadi pusat edukasi dan pelayanan gizi bagi ibu hamil, menyusui, dan anak balita, serta menjadi model bagi gampong-gampong lainnya," katanya saat meluncurkan RGG di Gampong (Desa)Hagu Barat Laut, Kota Lhokseumawe.

Ia menjelaskan stunting merupakan masalah yang sangat serius pada anak-anak sehingga membutuhkan perhatian bersama dalam penanggulangannya. Dampak stunting tidak hanya pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga pada perkembangan otak dan kecerdasannya.

Data Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe, kata dia, menunjukkan masih terdapat sebanyak 757 balita yang mengalami stunting di Lhokseumawe, meskipun prevalensi turun dari tahun ke tahun.

Menurut dia, pengalaman dari Survei Kesehatan Indonesia 2023 menunjukkan bahwa prevalensi stunting di Lhokseumawe telah mengalami penurunan yang signifikan, menjadi yang terendah kedua di Aceh.

"Ini merupakan hasil dari kerja keras dan komitmen semua pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat," ujarnya.

Kendati demikian, lanjut Hanan, upaya pencegahan dan penanganan stunting harus tetap dilakukan secara berkelanjutan.

Untuk itu, berbagai program seperti program Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS), pembentukan Rumah Gizi Gampong, dan kegiatan pendampingan tim pendamping keluarga (TPK) menjadi fokus utama.

Hanan mengajak semua pihak untuk berdiskusi, berbagi informasi, dan merumuskan langkah-langkah strategis ke depan dalam menanggulangi stunting. Identifikasi masalah, penentuan prioritas, dan pengawasan yang berkelanjutan menjadi kunci penanggulangan stunting.

"Semua elemen masyarakat harus bersatu dalam memerangi stunting, memberikan anak-anak masa depan yang lebih cerah, sehat, dan berprestasi. Dengan tekad bersama diharapkan masalah stunting dapat diatasi dan terwujudnya generasi muda yang berkualitas," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.