Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gigi Orang Dewasa Ompong Bisa Kembali Tumbuh

📅 Kamis, 13 Jun 2024, 06:10 WIB | Oleh:

Para peneliti kemudian menemukan bahwa tikus yang kekurangan gen tertentu memiliki lebih banyak gigi. Protein bernama USAG-1, yang disintesis oleh gen tersebut, ditemukan dapat membatasi pertumbuhan gigi. Dengan kata lain, menghalangi aksi protein tersebut dapat memungkinkan lebih banyak gigi tumbuh.

Tim peneliti Takahashi mempersempit fokus mereka ke USAG-1 dan mengembangkan obat antibodi penetral yang mampu menghalangi fungsi protein tersebut. Dalam percobaan pada 2018, tikus dengan jumlah gigi yang rendah sejak lahir diberi obat yang mengakibatkan gigi baru tumbuh.

Hasil penelitian tersebut dipublikasikan dalam sebuah makalah ilmiah AS pada tahun 2021. Hasilnya apa yang disampaikannya mendapat banyak perhatian sebagai awal mula penciptaan obat regenerasi gigi pertama di dunia.

Saat ini sedang dilakukan penelitian untuk menyiapkan obat tersebut agar siap digunakan oleh manusia. Setelah dipastikan tidak memiliki efek buruk pada tubuh manusia, obat tersebut akan ditujukan untuk mengobati anak-anak berusia 2 hingga 6 tahun yang mengalami anodontia. "Kami berharap dapat membuka jalan bagi penggunaan klinis obat tersebut," kata Takahashi.

Pengubah Permainan

Jika berhasil, obat untuk meregenerasi gigi dapat mengubah permainan untuk seluruh bidang kedokteran gigi. Pada hewan termasuk hiu dan beberapa spesies reptil, mereka dapat terus menumbuhkan kembali gigi. Diasumsikan bahwa manusia hanya menumbuhkan dua set gigi dalam hidupnya, tetapi pada kenyataannya, ada bukti bahwa kita juga memiliki "tunas" untuk set ketiga.

Menurut penelitian oleh tim Takahashi, satu dari tiga kasus tersebut bermanifestasi sebagai pertumbuhan set gigi ketiga. Takahashi percaya bahwa dalam kebanyakan kasus, kemampuan manusia untuk menumbuhkan set ketiga hilang seiring berjalannya waktu.

Ketika para peneliti mengoleskan obat tersebut pada musang, mereka berhasil menumbuhkan gigi depan ketujuh tambahan. Karena gigi baru tumbuh di antara gigi depan yang ada dan memiliki bentuk yang sama, obat tersebut diperkirakan telah menyebabkan terbentuknya gigi set ketiga pada hewan tersebut.

Ketika perawatan gigi tidak lagi memungkinkan karena gigi berlubang parah atau erosi pada soket gigi yang dikenal sebagai pyorrhea, orang-orang akan kehilangan gigi tersebut dan harus bergantung pada gigi palsu. Kemampuan untuk menumbuhkan gigi generasi ketiga dapat mengubah hal tersebut.

"Bagaimanapun, kami berharap akan ada saatnya ketika obat penumbuh kembali gigi menjadi pilihan ketiga di samping gigi palsu dan implan," kata Takahashi. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kepala Bapanas: Stok Beras ...

Jakarta Terima Hadiah Ultah Mencapai Rp22,2 Triliun

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Terima Hadiah Ultah...
Ekonomi
Asik, Sambut Libur Sekolah ...
Megapolitan
Warga Gagalkan Aksi Dua Pen...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...
Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.