Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gigi Orang Dewasa Ompong Bisa Kembali Tumbuh

📅 Kamis, 13 Jun 2024, 06:10 WIB | Oleh:
Gigi Orang Dewasa Ompong  Bisa Kembali Tumbuh Doc: afp/ GEORGES GOBET

Gigi orang dewasa yang tanggal atau orang tua yang ompong, tidak mungkin bisa tumbuh. Namun sebuah tim peneliti Jepang tengah mengembangkan obat inovatif yang memungkinkan gigi kembali tumbuh.

Seorang peneliti utama dan kepala departemen kedokteran gigi dan bedah mulut di Medical Research Institute Kitano Hospital di Kota Osaka bernama Katsu Takahashi, berhasil mengembangkan obat penumbuh gigi. Obat ini saat ini dalam uji klinis namun sejauh ini belum diketahui hasilnya.

Obat penumbuh gigi ini ditujukan bagi orang yang tidak memiliki satu set gigi dewasa lengkap karena faktor bawaan. Tim tersebut menargetkan obat ini sudah siap digunakan secara umum pada 2030 setelah melalui uji klinis.

Dalam percobaan pada hewan sebelumnya, obat ini mendorong pertumbuhan gigi "generasi ketiga" setelah gigi susu dan kemudian gigi dewasa permanen.

"Ide menumbuhkan gigi baru adalah impian setiap dokter gigi. Saya telah mengerjakan ini sejak saya menjadi mahasiswa pascasarjana. Saya yakin saya akan mampu mewujudkannya," kata Takahashi dikutip dari The Mainichi.

Percobaan pada tikus, gigi baru terlihat tumbuh yang diberi obat penumbuh gigi. Keberhasilan ini diharapkan selain mengobati orang yang sudah ompong juga dapat mengobati gangguan anodontia sebuah kondisi bawaan yang menyebabkan pertumbuhan gigi kurang dari satu set lengkap.

Berdasarkan jumlah gigi yang hilang, anodontia terbagi menjadi tiga jenis, hipodonsia yaitu kegagalan perkembangan pada satu sampai enam gigi, oligodontia yaitu kegagalan perkembangan pada lebih dari enam gigi, dan anodontia, kegagalan perkembangan pada gigi sepenuhnya.

Meskipun mulut orang dewasa normal memiliki 32 gigi, sekitar 1 persen dari populasi dunia memiliki lebih banyak atau lebih sedikit gigi karena kondisi bawaan. Para ilmuwan telah meneliti penyebab genetik untuk kasus-kasus yang memiliki terlalu banyak gigi dan mereka yang kekurangan jumlah gigi sebagai petunjuk untuk meregenerasi gigi pada orang dewasa.

Faktor genetik dianggap sebagai penyebab utama bagi sepersepuluh pasien anodontia yang tidak memiliki enam gigi atau lebih, suatu kondisi yang dikategorikan sebagai oligodontia. Kondisi ini juga dikenal sebagai agenesis gigi.

Orang yang tumbuh dengan agenesis gigi berjuang dengan kemampuan dasar seperti mengunyah, menelan, dan berbicara sejak usia muda, yang dapat berdampak negatif pada perkembangan mereka.

Sesudah menyelesaikan gelar kedokteran gigi, Takahashi melanjutkan studi pascasarjana di bidang biologi molekuler di Universitas Kyoto pada 1991. Setelah itu, ia belajar di Amerika Serikat (AS). Pada waktu itu penelitian di seluruh dunia mulai menemukan gen yang, jika dihapus, akan menyebabkan tikus yang dimodifikasi secara genetik tumbuh lebih sedikit gigi.

"Jumlah gigi bervariasi melalui mutasi hanya satu gen. Jika kita menjadikannya target penelitian kita, seharusnya ada cara untuk mengubah jumlah gigi (yang dimiliki orang)," kata Takahashi tentang pemikirannya saat itu.

Selain pada tikus, ia juga mengobati musang dengan obat tersebut. Gigi depan musang yang diobati dengan obat penumbuh gigi terlihat menyebabkan terjadinya pertumbuhan gigi ketujuh tambahan yang berada di tengah gigi depan.

Takahashi menuturkan, sekitar 2005, ketika ia mempelajari lebih lanjut subjek tersebut di Universitas Kyoto setelah kembali ke Jepang dan ia mulai melihat jalan yang cerah untuk penelitian lanjutannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

57 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.