Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Padang Paparkan Strategi Cegah Alih Fungsi Pertanian Jadi Permukiman

📅 Rabu, 12 Jun 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Padang Paparkan Strategi Cegah Alih Fungsi Pertanian Jadi Permukiman Doc: ISTIMEWA
Ket. Pemerintah Kota (Pemkot) Padang

PADANG -Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), memaparkan sejumlah strategi dalam upaya mencegah alih fungsi areal pertanian menjadi permukiman warga yang dapat mempengaruhi produksi gabah.

"Pertama, untuk mengatasi alih fungsi lahan maka kami harus menyejahterakan petani dulu," kata Penjabat Wali Kota Padang, Andree Harmadi Algamar, di Padang, Selasa (11/6).

Hal itu disampaikan Penjabat Wali Kota Padang di sela-sela tanam perdana dan pelaksanaan Sekolah Lapang Iklim Operasional 2024 pada kelompok tani Raperta, Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.

Seperti dikutip dari Antara, Andree mengatakan dengan menyejahterakan petani maka setiap petani akan berpikir ulang menjual tanahnya kepada pihak pengembang perumahan. Kemudian jika petani sejahtera, otomatis juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi suatu daerah.

Kemudian, strategi selanjutnya yakni menurunkan harga pupuk atau harga yang terjangkau bagi setiap petani, termasuk menjamin keberadaan dan keberlangsungan pupuk.

Sawah Dilindungi

Pemerintah Kota Padang juga menyiapkan areal sawah dilindungi yang peruntukannya tidak boleh diganggu selain untuk padi. Pemangku kepentingan juga menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

"Dengan menerbitkan RTRW ini, Kota Padang sudah memetakan daerah mana saja yang tidak boleh dijadikan perumahan," kata dia.

Dari sejumlah strategi itu, Andree lebih cenderung menguatkan peningkatan kesejahteraan petani. Alasannya, pemerintah daerah menyakini petani tidak akan menjual tanahnya apabila sudah sejahtera dari hasil pertaniannya.

Pada kesempatan itu, dia juga mengimbau dan mengajak generasi Z untuk berani berprofesi sebagai petani modern atau tidak hanya fokus pada satu bidang pekerjaan saja.

Menurutnya, jika generasi Z di Kota Padang serius menjadi petani modern maka bisa menghasilkan pemasukan yang tergolong besar. Andree mencontohkan keberhasilan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, yang sukses menjadi seorang petani.

"Petani ini adalah profesi yang mulia sehingga generasi Z perlu didorong," kata dia.

Terkait masalah lahan sawah ini, Gubernur Bali periode 2018-2023, Wayan Koster, mengatakan alih fungsi lahan, terutama sawah untuk pembangunan pariwisata harus dikendalikan ke depannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Nasional
Bapanas akan Mobilisasi Sto...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.