Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ketua MPR Dorong Penguatan Sistem Ketahanan Maritim Indonesia

📅 Senin, 22 Apr 2024, 12:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ketua MPR Dorong Penguatan Sistem Ketahanan Maritim Indonesia Doc: ANTARA/HO-Humas MPR RI
Ket. Ketua MPR RI Bambang Soesatyo berfoto di atas kapal selam milik TNI AL.

JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet mendorong penguatan sistem ketahanan dan keamanan maritim Indonesia melalui diplomasi maritim dan penguatan alat utama sistem senjata (alutsista) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL).

Penguatan ini diperlukan, kata Bamsoet, tidak terlepas kondisi geografis Indonesia yang sangat strategis, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, memiliki 17.508 pulau, dan garis pantai terpanjang nomor dua setelah Kanada, yakni 99.083 km.

"Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki potensi maritim yang sangat besar. Namun, potensi tersebut juga diiringi dengan berbagai tantangan, seperti perompakan, penyelundupan dan terorisme maritim," kata Bamsoet dalam keterangannya diterima di Jakarta, Senin (22/4).

Dukungan ini disampaikan Bamsoet saat memberikan sambutan acara bedah buku berjudul "Diplomasi Sang Hiu Kencana" oleh KASAL TNI Laksamana TNI Muhammad Ali secara virtual di Hanggar Kapal Selam Komando Armada (Kaormada) II di Surabaya.

Ketua DPR RI ke-20 itu menuturkan Indonesia memiliki luar lau terbesar ke-6 di dunia setelah Prancis, Amerika Serit, Australia, Rusia dan Inggris.

Untuk itu, dia mendukung peningkatan alutsista dan kesejahteraan prajurit TNI AL. Termasuk melalui diplokasi maritim dan peran polisional, khususnya melalui pemanfaatan kapal selam.

Menurut dia, dengan prinsip Trinitas TNI AL untuk melakukan peran militer, peran diplomasi dan peran polisional, khususnya melalui pemanfaatan kapal selam, diharapkan dapat mewujudkan laut Indonesia yang aman, damai dan sejahtera.

"Karena itu, penting bagi kita untuk memiliki sistem ketahanan dan keamanan maritim yang kuat untuk menjaga teritorial dan kedaulatan NKRI," ujarnya.

Bamsoet menjelaskan, kapal selam memiliki efek pencegahan (deteren) yang tinggi dalam menjaga keamanan laut di Indonesia. Kemampuannya untuk bergerak secara diam-diam dan menyerang dari bawah laut menjadikan kapal selam sebagai alat pertahanan yang sangat efektif.

"Kapal selam merupakan salah satu arsenal (artileri senjata angkatan laut) penting TNI, khususnya TNI AL, dalam menjaga keamanan laut di Indonesia," katanya memaparkan.

Peran kapal selam, kata dia, baik konvensional maupun nirawak, terbukti mampu menjaga stabilitas keamanan maritim nusantara.

"Kemampuannya yang unik dan canggih menjadikan kapal selam sebagai alat pertahanan yang sangat efektif," lanjut dia.

Bamsoet yang juga Warga Kehormatan Korps Marinir dan Warga Kehormatan Satuan Kapal Selam dari TNI-AL itu mengingatkan agar TNI terus meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit TNI AL dalam menjaga kedaulatan dan wilayah maritim NKRI.

Tidak kalah pentingnya, lanjut dia, menjalankan fungsi diplomasi kemaritiman sebagai cerminan wajah Indonesia di mata dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

35 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.