Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Yellen: Tak Ada yang Salah dari AS dalam Tanggapi Kelebihan Kapasitas Tiongkok

📅 Selasa, 16 Apr 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Yellen: Tak Ada yang Salah dari AS dalam Tanggapi Kelebihan Kapasitas Tiongkok Doc: ANTARA
Ket. Men­teri Keuangan AS, Janet Yellen

WASHINGTON - Menteri Keuangan, Janet Yellen, mengatakan Washington tidak akan mengambil apa pun dalam menanggapi kapasitas manufaktur Tiongkok, termasuk kemungkinan tarif tambahan untuk membendung apa yang ia gambarkan sebagai membanjirnya barang-barang murah ke pasar AS.

"Kami khawatir terhadap kemungkinan lonjakan ekspor Tiongkok ke pasar kami di wilayah yang kelebihan kapasitas," kata Yellen, di Washington, baru-baru ini.

Yellen sudah mengemukakan sangat jelas dalam diskusi dengan mereka bahwa hal ini bukan hanya menjadi perhatian Amerika Serikat, tapi juga negara-negara lain, Eropa, Jepang, dan bahkan pasar negara berkembang, India, Meksiko, Brasil.

Dikutip dari The Straits Times, Yellen mengunjungi Tiongkok pekan lalu, di mana ia menegur negara tersebut karena praktik ekonomi yang tidak adil, termasuk dugaan perlakuan buruk terhadap perusahaan Amerika Serikat dan perusahaan asing lainnya yang beroperasi di Tiongkok dan distorsi pasar global dengan mensubsidi kelebihan produksi di sektor-sektor tertentu.

"Saya tidak akan mengabaikan apa pun sebagai respons potensial. Namun, kami benar-benar ingin mengelola hubungan ini secara bertanggung jawab," kata Yellen menjawab apakah tarif tambahan AS mungkin akan diberlakukan.

Para pemimpin Tiongkok telah menggelontorkan dana ke bidang manufaktur, dengan fokus pada industri baru, seperti kendaraan listrik, baterai, dan energi terbarukan seiring Tiongkok mencari sumber pertumbuhan baru untuk perekonomiannya yang sedang melambat.

Jajaki Kenaikan Tarif

Pemerintahan Presiden Joe Biden telah memperketat tindakan AS untuk menolak teknologi canggih Tiongkok dan mengisyaratkan bahwa mereka sedang menjajaki kenaikan tarif kendaraan listrik Tiongkok. Sementara Uni Eropa telah meluncurkan penyelidikan terhadap subsidi untuk kendaraan listrik yang diproduksi di Tiongkok.

Yellen membela upaya AS untuk meningkatkan manufaktur dalam negeri guna menghindari ketergantungan pada barang-barang murah Tiongkok, dengan mengatakan upaya tersebut hanya akan memiliki pengaruh yang sangat kecil terhadap inflasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.