Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Arus Balik Meningkat, Kendaraan Bus dan Truk Padati Pelabuhan Bakauheni Minggu Malam

📅 Senin, 15 Apr 2024, 06:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Arus Balik Meningkat, Kendaraan Bus dan Truk Padati Pelabuhan Bakauheni Minggu Malam Doc: ANTARA/Aloysius Lewokeda
Ket. Sejumlah bus dan truk mengantre untuk mendapar giliran masuk ke kapal di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, yang akan menyeberang ke Pelabuhan Merak, Banten, pada masa arus balik atau hari keempat setelah Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, Minggu (14/4/2024).

Lampung - Kendaraan bus dan truk memadati Pelabuhan Bakauheni, Lampung, sebelum menyeberang ke Pelabuhan Merak, Banten, saat arus balik hari keempat setelah Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, Minggu (14/4) malam.

Berdasarkan pantauan kondisi arus balik di Pelabuhan Bakauheni, Minggu malam (14/5), hingga pukul 23.45 WIB, puluhan bus bermuatan penumpang dan truk masih mengantre pada jalur masuk menuju kapal yang disediakan. Antrean kendaraan memanjang hingga keluar gerbang pelabuhan, berbeda dengan antrean pada sehari sebelumnya yang masih di dalam area pelabuhan.

Kendaraan tersebut menunggu giliran untuk masuk ke kapal yang melayani penyeberangan reguler maupun eksekutif.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Utama Bakauheni mencatat, jumlah bus yang diseberangkan dari Pelabuhan Bakauheni ke Pelabuhan Merak pada, Sabtu (13/4) sebanyak 340 unit.

Jumlah tersebut melonjak dibandingkan dengan sehari sebelumnya sebanyak 246 unit. Sedangkan, jumlah truk yang diseberangkan sebanyak 778 unit, naik dari sebelumnya sebanyak 517 unit.

"Penyeberangan pada 13 April dilayani 34 kapal dengan jumlah perjalanan sebanyak 120 kali," ujar General Manager PT Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni Rudi Sunarko.

ASDP menyediakan sebanyak 66 unit kapal untuk melayani arus balik dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni dan Pelabuhan Panjang, maupun sebaliknya, dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Panjang.

Sebagai upaya mengantisipasi kepadatan kendaraan di Pelabuhan Bakauheni, pihak Kepolisian Daerah Lampung juga menyiapkan sistem tunda (delaying system) kendaraan yang bergerak ke pelabuhan.

Sebelumnya, Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika mengatakan, pihaknya telah menyiagakan empat titikrest areadan lima titikbuffer zoneyang diaktifkan ketikadelaying systemharus diberlakukan.

Rest area memiliki daya tampung kendaraan total sebanyak 1.200 unit, sedangkanbuffer zone dapat menampung 360 unit kendaraan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.