Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebutuhan Ikan di Beberapa Daerah Naik 10-20 persen

📅 Selasa, 09 Apr 2024, 10:36 WIB | Oleh:
Kebutuhan Ikan di Beberapa Daerah Naik 10-20 persen Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengungkapkan kebutuhan ikan jelang lebaran meningkat 10-20 persen di sejumlah daerah meliputi Lampung, Jawa Timur, Kalimantan Utara, Sumatera Selatan, dan Sulawesi Tenggara. Hal itu disebabkan adanya tradisi mengonsumsi olahan ikan seperti halnya di Lampung dan Sumatera Selatan yang biasa mengonsumsi olahan ikan yakni pempek ikan pada saat Idul Fitri.

"Sehingga terjadi kenaikan permintaan pempek ikan mencapai 2 kali lipat pada saat Lebaran yang berimbas pada kenaikan permintaan bahan baku pempek, berupa surimi (daging ikan yang dilumatkan) dari ikan gabus dan ikan tenggiri," ujar Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP Budi Sulistiyo melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (7/4).

Di daerah lain, lanjut dia, seperti Jawa Tengah jenis olahan yang dominan dicari sejak H-7 Idul Fitri adalah bandeng presto.

Sementara itu, soal stok ikan jelang Lebaran, Budi menyebut, stok ikan di 339 ruang penyimpanan berpendingin (cold storage) pada Maret 2024 tercatat sebesar 68.039 ton. "Tidak usah kuatir tidak bisa berlebaran dengan ikan karena stoknya aman," ujarnya pula.

Budi menjelaskan stok tersebut didominasi ikan cakalang sebesar 16.513 ton atau 24,27 persen, tuna 9.014 ton atau 13,25 persen, cumi-cumi 7.011 ton atau 10,3 persen serta udang 6.143 ton atau (9,03 persen). Stok Ikan terbesar, lanjut dia, berada di DKI Jakarta sebesar 23,26 ribu ton (34,19 persen), disusul Jawa Timur sebesar 16,21 ribu ton (23,82 persen), dan Jawa Tengah sebesar 7,08 ribu ton (10,40 persen), dan Provinsi Sumatera Utara sebesar 4,91 ribu ton (7,21 persen).

"Provinsi Sulawesi Selatan sebesar 3,14 ribu ton (4,61 persen) dan Provinsi Lainnya sebesar 13,45 ribu ton (19,77 persen)," ujarnya pula.

Sementara harga rata-rata ikan di tingkat produsen atau di cold storage, seperti cakalang dipatok per kilogram sebesar 19.818 rupiah, tuna 49.054 rupiah per kilogram, cumi-cumi 49.274 rupiah, udang 88.949 rupiah, layang 15.087 rupiah, tongkol 17.830 rupiah, kembung 22.383 rupiah, dan lemuru 9.339 rupiah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Pemkot Jakut Tertibkan Bang...
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.