Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dampak Hujan Deras, Banjir dan Longsor Terjang Wilayah Utara Kabupaten Sukabumi

📅 Kamis, 04 Apr 2024, 00:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dampak Hujan Deras, Banjir dan Longsor Terjang Wilayah Utara Kabupaten Sukabumi Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Sukabumi unsur TNI/Polri saat membersihkan sisa lumpur yang terbawa oleh banjir di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Rabu (3/4/2024).

Sukabumi - Hujan deras yang turun sejak sore hingga malam pada Rabu memicu terjadinya bencana banjir dan tanah longsor di wilayah utara Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat tepatnya di Kecamatan Cibadak dan Cicurug.

"Hingga pukul 21.00 WIB tim masih berada di lokasi untuk menanggulangi dan mendata dampak bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di beberapa titik di Kecamatan Cicurug," kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi Medi Abdul Hakim di Sukabumi, Rabu.

Informasi yang dihimpun dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cicurug untuk bencana banjir terjadi di dua lokasi yakni di Kampung Sindangpalay, Desa Pasawahan dan Kampung Lio, Desa Mekarsari. Sementara untuk bencana tanah longsor terjadi di Perumahan Bukit Cidahu Asri, Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug.

Untuk ketinggian banjir diperkirakan mencapai satu meter dengan jumlah rumah yang terdampak mencapai 10 unit, selain rumah banjir juga merendam madrasah ibtidaiyah di Kecamatan Cicurug. Hingga kini petugas gabungan dari BPBD dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi masih berada di lokasi.

Bencana banjir, tidak hanya terjadi di wilayah Kecamatan Cicurug, tetapi juga merendam sejumlah rumah dan masjid di Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak. Namun belum diketahui secara pasti berapa unit rumah yang terendam.

Menurut Medi, banjir ini dipicu hujan deras yang mengakibatkan air sungai yang berada di sekitar permukiman warga meluap dan merendam sejumlah rumah yang berada di sekitar aliran sungai.

"Untuk air sampai saat ini sudah berangsur surut, petugas di lapangan masih memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak. Untuk kerugian masih dalam pendataan," tambahnya.

Di sisi lain, Medi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan isu bencana yang ada di media sosial, seperti adanya video yang memperlihatkan satu unit mobil terseret banjir bandang, ternyata setelah ditelusuri kejadian itu tidak ada.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.