Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Kolaborasi, Tragedi Brexit Selama Mudik Lebaran Tak Boleh Terjadi Lagi

📅 Rabu, 03 Apr 2024, 00:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kolaborasi, Tragedi Brexit Selama Mudik Lebaran Tak Boleh Terjadi Lagi Doc: ANTARA/Yashinta Difa
Ket. Tangkapan layar - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memimpin Konferensi Pers Kesiapan Pemerintah Menghadapi Risiko Bencana Hidrometeorologi yang diselenggarakan secara daring pada Selasa (2/4/2024).

Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan tragedi kemacetan parah di pintu keluar Tol Brebes Timur atau Brebes Exit (Brexit) pada 2016, tidak boleh terjadi lagi.

Dengan 17 korban dilaporkan meninggal dunia akibat terjebak kemacetan selama puluhan jam di tol pertama Trans Jawa itu, kata dia,Brexit menjadi momen terburuk dalam sejarah tradisi mudik di Indonesia.

"Pengalaman Brexit 2016 itu tidak boleh lagi terjadi. Semua kementerian dan lembaga sudah siap (mengantisipasi), tetapi masyarakat juga harus siap menghadapi situasi," kata Moeldoko dalam konferensi pers Kesiapan Pemerintah Menghadapi Risiko Bencana Hidrometeorologi yang dipantau secara daring di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, pemerintah telah menyiapkan pelayanan terbaik bagi masyarakat menjelang arus mudik dan balik Lebaran, termasuk untuk menghadapi risiko bencana hidrometeorologi.

NamunMoeldoko menggarisbawahi pentingnya upaya membangun kesiapsiagaan dan kewaspadaan masyarakat untuk menghadapi kemungkinan terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan selama perjalanan.

"Sangat penting untuk sedia payung sebelum hujan. (Masyarakat) perlu menyiapkan makanan, minuman, mobilnya disiapkan, BBM juga harus penuh. Jangan sampai ada kemacetan nanti tidak siap," kata Moeldoko.

Ia berharap tradisi mudik tahun ini benar-benar dapat dinikmati oleh masyarakatsesuai dengantagline"Mudik Ceria Penuh Makna".

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan 193 juta lebih warga akan mudik Lebaran,naik 60 persen dibanding tahun 2023 yang sebanyak 123 juta pemudik.

Dari jumlah itupemudik dari area Jabodetabek diprediksi mencapai 28 jutaan. Jutaan pemudik bakal melakukan perjalanan dengan multimoda, baik transportasi umum (darat, laut, udara) maupun kendaraan pribadi, termasuk pemudik dengan sepeda motor.

Menurut anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Tulus Abadi, beberapa hal harus diwaspadai dan bisa dilakukan pemudik.

Pertama, mudik lebih awal sebagai pilihan paling ideal, khususnya untuk menghindari arus puncak mudikyang diperkirakan terjadi pada H-4, Sabtu6 April 2024.

Kedua, kecelakaan di jalan tol, terutama kecelakaan yang mengakibatkan kefatalanyakni cacat tetap atau meninggal dunia. Perlu diingat bahwa lebih dari 70 persen kecelakaan di jalan tol adalah faktor manusia, misalnya mengantuk. Selain itu aspekkeandalan kendaraan, terutama ban pecah. Oleh karena itu, kata dia, harus dipastikan kondisi sopir sehat dan cukup istirahat.

Selain ia mengingatkan jangan menggunakan ban gundul atau vulkanisir, karena risikonya tinggi. Banyak kasus kecelakaan di jalan tol karena dipicu oleh fenomenaaquaplaning yakni manakala ban tidak bisa mencengkeram dengan kuat karena jalanan yang basahatau karena bannya gundul.

Apalagi, menurut prediksi BMKG, prosesi mudik akan diwarnai oleh fenomena cuaca ekstrem.

Ketiga, saldo kartu pemudik harus cukup. Ketika saldo kurang, otomatis ada waktu jeda bagi pengguna untuk mengisi saldo kartu tol sehingga dapat memicu kemacetan panjang.

Oleh karena itupemudik harus memastikan bahwa saldo kartu tolnya cukup, apalagi saat ini beberapa ruas jalan tol di Trans-Jawa sudah mengalami kenaikan tarif, mulai ruas Jakarta-Cikampek sampai ruas Surabaya-Gresik.

Pengguna harus mengisi(top-up)kartu tolnya, setidaknya 30-40 persen dari tarif semula, untuk mengantisipasi kekurangan saldo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Menhub Instruksikan untuk Prioritaskan Evakuasi Penumpang KMP Virgo Transport 8

Menhub Instruksikan untuk Prioritaskan Evakuasi Penumpang KMP Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.