Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dorong UMKM Naik Kelas, BPD Bali Kucurkan Kredit Rp1,72 Triliun

📅 Kamis, 23 Jul 2026, 14:07 WIB | Oleh:
Dorong UMKM Naik Kelas, BPD Bali Kucurkan Kredit Rp1,72 Triliun Doc: antara foto
Ket. Bank BPD Bali

DENPASAR - BUMD PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali mengucurkan 1,72 triliun rupiah kredit per Juni 2026 kepada debitur yang merupakan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) naik kelas setelah sebelumnya mendapatkan fasilitas kredit usaha rakyat (KUR).

“Setiap debitur diberikan kuota (kredit) hingga Rp500 juta karena sudah naik kelas, artinya usahanya berkembang,” kata Kepala Bagian Kredit Retail dan Konsumer Bank BPD Bali Putu Restawan di Denpasar, Kamis (23/7).

Ia menjelaskan nasabah UMKM itu awalnya mendapatkan KUR, dan setelah usahanya berkembang maka mereka meningkatkan nilai kredit melalui kredit usaha untuk sejahtera, unggul dan maju (Kusuma) atau graduasi kredit KUR.

Total ada 2.784 rekening hingga Juni 2026 yang mengakses peningkatan kredit UMKM tersebut dengan kualitas kredit terbilang baik dengan angka kredit bermasalah (non performing loan/NPL) mencapai 0,49 persen.

“Ini menunjukkan bahwa UMKM yang sudah naik kelas, kualitas kreditnya masih baik untuk di Bali,” ucapnya.

Sementara itu, untuk target penyaluran KUR di bank pelat merah milik pemerintah daerah di Bali itu pada 2026 mencapai Rp1,8 triliun.

Dari target itu sudah terserap Rp1,28 triliun atau 71,48 persen per Juni 2026. “Sektor produksi yang paling banyak menyerap KUR sebesar 69 persen,” imbuhnya.

Ia merinci penyaluran KUR di Bali paling banyak diserap UMK sektor jasa sebesar 40,34 persen, perdagangan sebesar 38,27 persen, kemudian pertanian (14,61 persen), industri pengolahan (6,31 persen), perikanan ada 0,34 persen dan konstruksi 0,14 persen.

Secara umum, pihaknya selama semester I-2026 sudah menyalurkan kredit sebesar Rp25,8 triliun, sebesar 53,42 persen di antaranya diserap oleh segmentasi kredit UMKM yang menembus Rp13,8 triliun.

Kualitas kredit secara umum juga terbilang rendah yaitu mencapai 0,94 persen.

Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bali mengungkapkan secara umum perbankan di Bali juga menyalurkan dominasi kredit kepada UMKM mencapai 51,26 persen hingga April 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.