Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Kemensos Bantu Pengobatan Sekeluarga Lumpuh di Lebak Banten

📅 Rabu, 03 Apr 2024, 00:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Kemensos Bantu Pengobatan Sekeluarga Lumpuh di Lebak Banten Doc: ANTARA/HO-Biro Humas Kemensos
Ket. Kementerian Sosial (Kemensos) membantu sekaligus mendampingi pengobatan intensif keluarga Saepul (55) yang mengalami penyakit lumpuh layu akibat kelainan genetik dan saraf serta gangguan berpikir dan perilaku di Kampung Cihuni, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten pada Selasa (2/4/2024).

Jakarta - Kementerian Sosial (Kemensos) membantu sekaligus mendampingi pengobatan intensif keluarga Saepul (55) yang mengalami penyakit lumpuh layu akibat kelainan genetik dan saraf serta gangguan berpikir dan perilaku di Kampung Cihuni, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Dalam rilis yang disiarkan oleh Kementerian Sosial di Jakarta pada Selasa, pihaknya membantu pengobatan rujukan Saepul sekeluarga ke RSUP Dr Cipto Mangunkusumo Jakarta serta RSUD Ciawi Bogor usai kondisi keluarga tersebut viral di berbagai media nasional pada awal Januari 2024.

Setelah ditangani tim medis dan kondisi mereka dinyatakan stabil, keluarga Saepul dibawa ke Sentra Galih Pakuan Bogor untuk menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial.

Lantas setelah 42 hari tinggal di Sentra Galih Pakuan Bogor, Kementerian Sosial mengantar pulang keluarga Saepul.

Selain pengobatan, Kementerian Sosial juga memberikan sejumlah bantuan lain, seperti alat bantu berjalan dan kursi roda, bantuan sembako, bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) nutrisi, peralatan rumah tangga, televisi, dispenser, lemari, dan rice cooker.

"Alhamdulillah setelah ditangani di Sentra, kondisi keluarga kami membaik, tetapi masih perlu terapi untuk menggerakkan tubuh. Kami juga diajari cara merawat diri, serta bertemu teman-teman yang senasib sepenanggungan. Kami betah tinggal di Sentra," kata Saepul.

Pada awal Januari 2024, berbagai media nasional ramai memberitakan enam anggota keluarga Saepul yang mengalami lumpuh layu. Mereka adalah istri Saepul Elah (43) dan anak mereka Edi Lukiyo (27) serta empat saudara ipar Saepul, yakni Misto (64), Rahmat Hidayat (40), Maman Abdurohman (36), dan Sumantri (32).

Keluarga tersebut menempati satu rumah panggung dengan Saepul menjadi satu-satunya tulang punggung untuk memenuhi ketersediaan pangan dan ekonomi keluarga.

Kementerian Sosial menerangkan pihaknya akan terus memantau kondisi keluarga Saepul. Terapis dari Sentra Galih Pakuan Bogor akan datang untuk memberikan terapi sekaligus melakukan asesmen lanjutan agar Saepul bisa mencari nafkah sembari merawat keluarganya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.