Australia: BAE Inggris akan Bangun Armada Kapal Selam Bertenaga Nuklir
📅 Jumat, 22 Mar 2024, 09:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Yahoo/City A.M
CANBERRA - Australia mengatakan pada Kamis (21/3) BAE Systems Inggris akan membangun armada kapal selam bertenaga nuklir, sebuah langkah penting dalam memenuhi pakta keamanan AUKUS antara Canberra, London, dan Washington.
Badan Kapal Selam Australia mengatakan BAE akan memproduksi kapal-kapal canggih tersebut, yang akan dikirimkan mulai awal tahun 2040-an.
Badan tersebut tidak mengungkapkan jumlah pasti kapal selam yang akan dibangun atau rincian keuangan dari kesepakatan tersebut, namun pejabat pertahanan Australia mengatakan negaranya akan mendapatkan setidaknya lima kapal selam kelas SNN-AUKUS dengan biaya miliaran dollar.
Kapal pertama diharapkan dibuat di Inggris, selanjutnya di galangan kapal di Adelaide, Australia Selatan.
Kesepakatan itu penting dalam upaya merombak militer Australia, seiring dengan upaya para anggota AUKUS untuk menghambat ekspansi militer Tiongkok di Asia-Pasifik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kapal selam ini akan lebih senyap dan lebih tersembunyi dibandingkan armada Australia yang ada saat ini, dan mampu dikerahkan dalam jarak yang jauh tanpa muncul ke permukaan, sehingga menimbulkan ancaman besar bagi musuh mana pun.
Meskipun kapal selam tersebut tidak akan membawa senjata nuklir, teknologi yang mendasari mesin bertenaga nuklirnya telah menjadi rahasia yang dijaga ketat antara Amerika Serikat dan Inggris selama lebih dari 60 tahun.
Rincian lebih lanjut diharapkan dapat diperoleh ketika para menteri pertahanan dan luar negeri Australia dan Inggris bertemu di Adelaide pada hari Jumat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Keraguan AUKUS
Namun skala proyek ini sangat besar, dan pertanyaan yang muncul adalah apakah Australia - yang memiliki pengalaman nuklir terbatas dan angkatan laut yang relatif kecil - dapat mewujudkannya.
Para pejabat Australia yakin sekitar 20.000 pekerja akan dibutuhkan untuk industri nuklir dalam negeri - di antaranya teknisi, pekerja logam, tukang listrik, dan tukang las.
Australia telah berjuang untuk mempertahankan armada kapal selam diesel-listrik yang menua karena cacat desain dan membengkaknya biaya.
Pemerintahan Australia yang berturut-turut dari kedua sisi spektrum politik telah membatalkan rencana pertahanan pendahulunya, dan memulainya kembali dengan biaya yang sangat besar.
Karena kapal selam tersebut akan memakan waktu lebih dari satu dekade untuk dirancang dan dibangun, terdapat komplikasi tambahan, dimana Australia diperkirakan akan mendapatkan setidaknya tiga kapal selam bertenaga nuklir kelas Virginia dari Amerika Serikat untuk sementara waktu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!