Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

REI Sebut Tenor KPR 40 Tahun Perluas Akses Rumah bagi Pekerja Informal

📅 Minggu, 24 Mei 2026, 14:17 WIB | Oleh:
REI Sebut Tenor KPR 40 Tahun Perluas Akses Rumah bagi Pekerja Informal Doc: RRI/Namira Kaguma
Ket. Wakil Ketua Umum Realestat Indonesia (REI) Nelly Suryani

JAKARTA – Waketum REI, Nelly Suryani, menilai perpanjangan tenor KPR hingga 40 tahun memperluas akses rumah subsidi bagi pekerja informal. Kebijakan tersebut dinilai mampu menurunkan cicilan bulanan dan meningkatkan daya serap Kredit Perumahan Rakyat (KPR) FLPP.

Ia mengatakan kebijakan tenor panjang juga berpotensi akan memperluas pasar perumahan nasional. Menurut dia, pekerja informal akan memiliki peluang lebih besar memperoleh hunian bersubsidi melalui kebijakan tersebut.

“Begitu tenor 40 tahun diberlakukan, maka kebijakan ini akan menjangkau pasar yang lebih luas termasuk segmen pekerja informal. Perpanjangan tenor ini adalah sebuah solusi, dan kita tunggu regulasinya,” kata Wakil Ketua Umum Realestat Indonesia (REI) yang akrab disapa Maria tersebut dalam keterangan pers, Sabtu (23/5).

Maria mengatakan stok kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) saat ini masih cukup besar mencapai 350 ribu unit rumah subsidi. Karena itu, kebijakan tenor panjang dinilai dapat mendorong peningkatan penyaluran KPR subsidi nasional.

Ia juga mengapresiasi langkah pemerintah memperluas akses pembiayaan rumah bagi masyarakat pekerja informal. “Kita patut memberikan apresiasi tinggi kepada Presiden Prabowo, karena langkah strategis ini positif memperluas pasar perumahan,” ucap Maria.

Selain tenor panjang, REI juga mendorong relaksasi ketentuan kredit bagi pekerja non-fixed income atau pekerja berpenghasilan tidak tetap. Relaksasi tersebut dinilai penting agar bank penyalur lebih fleksibel menyalurkan KPR subsidi kepada pekerja informal.

“Kami mendorong adanya implementasi DP 0 persen. Penerapan skema uang muka nol persen akan mengurangi beban biaya awal dan memperluas akses pekerja informal terhadap pembiayaan perumahan,” kata dia.

Sebelumnya, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) tengah mematangkan skema tenor cicilan rumah subsidi hingga 40 tahun tersebut. Kebijakan itu disiapkan untuk memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) terhadap hunian layak dan terjangkau.

Menteri PKP, Maruarar Sirait, mengatakan skema tenor panjang bertujuan meringankan cicilan rumah subsidi masyarakat. Menurut dia, kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu buruh, petani, hingga pekerja informal memiliki rumah.

“Kami sedang mempersiapkan berbagai kebijakan agar tenor cicilan rumah subsidi bisa sampai 40 tahun. Sehingga cicilan menjadi lebih ringan dan terjangkau bagi masyarakat,” kata Menteri Ara.

Menurut Ara, perpanjangan tenor hingga 40 tahun diperkirakan dapat menurunkan cicilan menjadi sekitar Rp773 ribu per bulan. Kebijakan tersebut dinilai dapat membuka peluang lebih besar bagi MBR memiliki rumah subsidi. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Rona
Mulai 2027 Grammy Awards Ta...
Megapolitan
Wagub DKI Siapkan SDM AI un...
Daerah
Kalbar Sambut Kepulangan 1....
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

17 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.