Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Citra Satelit Menunjukkan Myanmar Membangun Kapal Selam Serang Pertamanya Berdesain Kelas Sang O Korea Utara

📅 Kamis, 18 Jun 2026, 00:02 WIB | Oleh:
Citra Satelit Menunjukkan Myanmar Membangun Kapal Selam Serang Pertamanya Berdesain Kelas Sang O Korea Utara Doc: Istimewa
Ket. Kapal Selam Serang Korea Utara yang Digunakan Iran

NAYPYIDAW - Citra satelit dari Myanmar menunjukkan pembangunan kapal selam pertama buatan dalam negeri negara itu, yang diperkirakan memiliki panjang sekitar 40 meter, dan tampaknya sangat mirip dengan desain kelas Sang O Korea Utara. Myanmar telah membeli persenjataan dari Korea Utara beberapa kali selama beberapa dekade, dengan kedua negara memiliki sejarah panjang kerja sama pertahanan yang erat. Korea Utara telah mengekspor kapal selam serang ke Iran sejak tahun 1980-an, dan menawarkan teknologi terkait ke luar negeri kepada berbagai klien. Industri kapal selam negara itu berkembang dari merakit kapal selam kelas Romeo Soviet di dalam negeri, hingga mengembangkan kapal canggihnya sendiri, dengan kelas Sang O saat ini membentuk tulang punggung armadanya. 

Dari Military Watch, kapal selam kelas Sang O sangat dioptimalkan untuk operasi di perairan pesisir yang padat, di mana mereka dapat menimbulkan biaya operasional dan perlindungan kekuatan yang tidak proporsional pada kekuatan angkatan laut yang lebih besar.   Kapal selam diesel-elektrik kecil telah mencapai hasil yang luar biasa dalam simulasi pertempuran , termasuk penenggelaman kapal induk Angkatan Laut AS dan kapal selam serang bertenaga nuklir, sehingga menjadikannya sangat berharga sebagai aset asimetris berbiaya rendah. Beroperasi di jalur pelayaran yang sempit, kapal-kapal tersebut dapat digunakan untuk memasang ranjau di jalur pelayaran yang sempit, dan menembakkan berbagai macam torpedo. Masih ada kemungkinan bahwa kapal selam yang sedang dibangun di Myanmar dapat mengintegrasikan sel peluncuran vertikal untuk rudal jelajah, yang merupakan kemampuan yang baru-baru ini mulai diintegrasikan oleh desain kapal selam Korea Utara. Industri kapal selam Korea Utara telah membuat kemajuan besar selama dekade terakhir, termasuk telah membangun lambung desain bertenaga nuklir pertamanya , yang diperkirakan akan mulai beroperasi sekitar tahun 2030.

Kapal selam kelas Sang O mampu mendukung pertahanan pantai, operasi khusus, dan misi infiltrasi, dan diperkirakan mulai beroperasi pada tahun 1980-an. Dengan bobot sekitar 370 ton saat menyelam, kapal selam ini jauh lebih kecil daripada kapal selam serang konvensional, sehingga dapat beroperasi secara efektif di perairan dangkal. Ukurannya yang kompak memungkinkan kapal selam ini mendekati garis pantai secara diam-diam dan mengerahkan tim pasukan khusus di belakang garis musuh. Kapal-kapal ini diharapkan dapat melengkapi kemampuan kapal selam serang Tipe 035 Tiongkok yang sudah beroperasi di Angkatan Laut Myanmar. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand
    Preview komentar:
    skuad "gajah perang" sepertinya unggul, mrk diuntungkan sbg ...
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Advertisement
hut ri 81

Bek Anyar PSS Sleman Langsung “Tune In”

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Bek Anyar PSS Sleman Langsu...
Luar Negeri
Presiden Trump Ungkap Korut...

Ganda Putri Jepang Mundur, Rachel/Febi Melaju

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Ganda Putri Jepang Mundur, ...
Olahraga
Persija Kalah, Shin Tae-yon...

Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Final Ideal Piala AFF, Viet...
Advertisement
hut ri 81
Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.