Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Target 100.000 Guru Penggerak Terpenuhi Tahun Ini

📅 Rabu, 20 Mar 2024, 03:13 WIB | Oleh:
Target 100.000 Guru Penggerak Terpenuhi Tahun Ini Doc: antara

JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, memastikan target 100.000 Guru Penggerak pada tahun ini akan terpenuhi. Adapun saat ini Kemendikbudristek baru saja membuka program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) angkatan ke-10 yang diikuti 26.885 peserta.

"Yang 100 ribu itu yang akan lulus setelah selesai pelatihan ini. Jadi benar-benar 100 ribu guru penggerak itu akan lulus di akhir tahun ini," ujar Nadiem, di Jakarta, Senin (18/3).

Dia menerangkan, saat ini, jumlah Guru Penggerak yang sudah lulus dari angkatan 1 sampai 8 sejumlah 61.256 guru. Sedangkan, 32.203 calon Guru Penggerak Angkatan 9 masih dalam proses pendidikan. "Guru Penggerak menjadi penggerak gerakan kita," jelasnya.

Pemimpin Pendidikan

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikbudristek, Nunuk Suryani, berhadap, para lulusan PGP dapat mengemban tanggung jawab sebagai pemimpin pendidikan Indonesia. Adapun sebanyak 11.852 Guru Penggerak dan calon Guru Penggerak yang sudah diangkat jadi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah oleh pemerintah daerah.

Dia menekankan, pemimpin pendidikan adalah para guru yang mengutamkan kebutugan murid. Kehadiran program PGP merupakan salah satu kebijakan prioritas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang akan diterima oleh para peserta didik.

Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan, Kemendikbud, Kasiman, mengatakan bahwa untuk PGP Angkatan 10 menggunakan dua moda platform pembelajaran PGP. Pertama, Learning Management System (LMS), yang terdiri dari LMS Platform Merdeka Mengajar sebagai proyek percontohan yang akan diselenggarakan oleh 5 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Guru Penggerak (BGP)/Balai Besar Guru Penggerak (BBGP).

Platform kedua yaitu LMS Sistem Informasi Manajemen untuk Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (SIMPKB). Platform ini diselenggarakan oleh 28 UPT BGP/BBGP.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur, Walikota, dan Bupati di seluruh Indonesia yang telah mengangkat Guru Penggerak menjadi Kepala Sekolah maupun Pengawas Sekolah," ucapnya.ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.