Komunitas Ginjal Sehat Selalu Terus Memotivasi Para Penderita Ginjal Mendapat Akses Perawatan yang Optimal
📅 Jumat, 15 Mar 2024, 09:49 WIB | Oleh: Vitto Budi"Usahakan tetap gerak, kalau bisa jogging, jalan kaki atau senam silahkan sesuaikan dengan kemampuan," kata Lukman.
Selain olahraga dan gerak, dia juga menekankan pentingnya pola hidup khususnya pola makan yang baik bagi anggota GSS. Mereka harus memahami kondisi tubuhnya masing-masing sehingga konsumsinya disesuaikan agar gizi tetap berimbang.
"Jadi makan harus seimbang, jangan terlalu banyak karbohidrat, tetapi diimbangi dengan protein," katanya.
Dia juga mengimbau agar mengenali kandungan dari makanan yang hendak dikonsumsi termasuk-buah-buahan, karena makanan sehat sekalipun belum tentu sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Sebaiknya Anda baca juga:
Harus Waspada
Sebelumnya, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes RI Eva Susanti mengatakan Indonesia saat ini menghadapi bonus demografi, tapi justru pada umur 35 mulai menampakkan orang dengan usia produktif terjadi penyakit ginjal kronis, sehingga harus diwaspadai
Kemenkes RI pada tahun lalu juga melaporkan sebanyak 12 provinsi di Indonesia menempati posisi tertinggi angka kasus penyakit ginjal kronis.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Angka kematian akibat ginjal kronis di Indonesia mencapai lebih dari 42 ribu lebih jiwa," kata Eva.
Kasus tertinggi di Indonesia ada di Kalimantan Utara, Maluku, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, NTB, Aceh, Jawa Barat, Maluku, DKI Jakarta, Bali, dan Yogyakarta.
Adapun prevalensi penyakit ginjal kronis pada umur lebih dari 15 tahun berdasarkan diagnosis dokter pada 2018 berjumlah 739.208 jiwa, atau meningkat dari 2013 sebesar 2 permil menjadi 3,8 permil.
Berdasarkan kriteria usia, didominasi 65-74 tahun sebanyak 8,23 permil, usia 75 tahun ke atas 7,48 permil, 55--64 tahun 7,21 permil, dan 45--54 tahun 5,64 permil. Berdasarkan jenis kelamin lebih didominasi laki-laki di wilayah perkotaan.
Sedangkan secara global, penyakit gagal ginjal kronis diyakini telah menyerang lebih dari 850 juta orang di seluruh dunia seperti dilansir dari laman World Kidney Day.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!