Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masih Lestari, Tradisi Potong Rambut Gimbal di Kawasan Dieng Warisan Budaya yang Sarat Makna Spiritual

📅 Sabtu, 25 Jul 2026, 10:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Masih Lestari, Tradisi Potong Rambut Gimbal di Kawasan Dieng Warisan Budaya yang Sarat Makna Spiritual Doc: ANTARA
Ket. Seorang anak yang mempunyai rambut gimbal ikuti tradisi potong rambut di Wonosobo, Jumat (24/07/2026).

WONOSOBO - Tradisi potong rambut gimbal pada anak di kawasan Dataran Tinggi Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah, hingga kini masih terus dilestarikan oleh masyarakat sebagai warisan budaya yang sarat makna spiritual.

Budayawan Wonosobo Nanik Widayat, di Wonosobo, Jumat (24/7), mengatakan tradisi potong rambut gimbal merupakan salah satu kekayaan budaya yang harus terus dijaga keberlangsungannya.

Menurut dia, selain mengandung nilai spiritual dan kearifan lokal, tradisi ini juga diharapkan mampu menjadi daya tarik wisata yang memperkenalkan budaya Dieng kepada masyarakat luas.

Setelah prosesi pemotongan selesai, helai rambut gimbal kemudian dilarung ke sungai sebagai simbol pelepasan harapan dan doa agar anak-anak tumbuh sehat, berakhlak baik, serta terhindar dari segala marabahaya.

Orang tua anak berambut gimbal Ani Puji Astuti, mengatakan kepercayaan masyarakat Dieng, rambut gimbal pada anak merupakan anugerah yang memiliki makna khusus.

Oleh karena itu, pemotongan rambut tidak dapat dilakukan secara sembarangan, melainkan harus melalui ritual adat setelah seluruh permintaan anak dipenuhi oleh keluarga.

Seperti anak perempuannya yang kini berusia 13 tahun. Rambut gimbal mulai tumbuh secara alami sejak berusia satu tahun dan dipercaya keluarga sebagai bagian dari tradisi masyarakat Dieng.

Anak pemilik rambut gimbal Syahdenpa, mengaku telah menyampaikan permintaannya sebelum prosesi pemotongan rambut dilaksanakan. Ia meminta dua ekor kambing untuk dipelihara dan dua sepeda yang akan digunakan untuk bermain.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.