Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terobosan Cerdas, Pemkab Banyuwangi Terapkan Pemupukan Tepat Dosis Berbasis 'IoT'

📅 Jumat, 01 Mar 2024, 00:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Terobosan Cerdas, Pemkab Banyuwangi Terapkan Pemupukan Tepat Dosis Berbasis 'IoT' Doc: ANTARA/Novi Husdinariyanto
Ket. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat meninjau uji lahan tanah sawah menggunakan alat Jinawi.

Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menerapkan pertanian presisi dengan melakukan layanan uji tanah untuk pemupukan tepat dosis berbasis internet ofthings(IoT) guna mengatasi berkurangnya jatah pupuk subsidi dari pemerintah pusat.

Layanan uji kualitas tanah ini menggunakan alat uji tanah, yakniJinawi, merupakan sistem pintar rekomendasi pemupukan berbasis IoT. Dengan alat ini mampu melihat kualitas unsur hara makro di dalam tanah secara cepat dan realtime, seperti unsur Nitrogen (N), forfor (P), Kalium (K), serta pH tanah.

"Dengan uji tanah ini petani bisa mengetahui kebutuhan pupuk secara tepat sesuai kebutuhan, sehingga pupuk yang digunakan tidak berlebihan. Dengan demikian, kuota pupuk subsidi bisa digunakan secara optimal," ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Banyuwangi, Kamis.

Bupati Ipuk juga sempat mencoba langsung alatJinawipada lahan padi milik Kelompok Tani Tangkai Rotan, di Desa Wringin Agung, Kecamatan Gambiran, di sela kegiatan program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa).

Dengan diketahuinya kualitas tanah, katanya, dapat ditentukan rekomendasi pemupukan yang sesuai (presisi), dan tahu berapa banyak pupuk yang dibutuhkan, harapannya produktivitas tanaman dapat ditingkatkan.

"Silakan petani memanfaatkan layanan uji lahan ini, sehingga tahu berapa kebutuhan pupuk yang dibutuhkan. Agar tidak membeli pupuk berlebihan, cukup sesuai kebutuhan," kata Bupati Ipuk.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi Arief Setiawan menjelaskan layanan uji tanah ini bisa diakses petani di Banyuwangi.

"Layanan ini tidak dipungut biaya. Petani cukup datang ke kantor balai penyuluh pertanian (BPP) untuk mengajukan layanan. Nanti kami yang datang ke sana sesuai jadwal," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.