Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kenapa Ini Terjadi, Rutan Situbondo Catat 32 Orang Napi Tak Bisa Salurkan Hak Suara

📅 Rabu, 14 Feb 2024, 02:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kenapa Ini Terjadi, Rutan Situbondo Catat 32 Orang Napi Tak Bisa Salurkan Hak Suara Doc: ANTARA/HO-Humas Rutan Situbondo
Ket. Rutan Kelas IIB Situbondo, Jawa Timur, siapkan TPS khusus di aula. Selasa (13/2/2024).

Situbondo - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Situbondo, Jawa Timur, mencatat sebanyak 32 orang dari 361 orang warga binaan pemasyarakatan (WBP) tidak bisa memberikan hak pilihnya karena tidak terdaftar di daftar pemilih tetap atau DPT Pemilu Serentak 2024.

Kepala Rutan Kelas IIB Situbondo Rudi Kristiawanmengatakan puluhan warga binaan itu tidak bisa memberikan hak pilih/suaranya karena tidak tercatat di tempat pemungutan suara (TPS) manapun, dan sebagian tercatat sebagai daftar pemilih tambahan atau DPTB di tempat lain.

"Jadi, dari 32 warga binaan yang tidak bisa memberikan hak pilihnya itu 29 orang antaranya karena tidak tercatat di TPS manapun, sedangkan yang tiga orang lainnya sudah terdaftar di Lapas Lumajang, Rutan Kraksaan (Probolinggo), dan di Kelurahan Ardirejo (Situbondo)," katanya di Situbondo, Jawa Timur, Selasa.

Rudi menyebutkan, jumlah pemilih di rumah tahanan negara tersebut sebanyak 361 orang warga binaan dan ditambah 36 orang pegawai Rutan yang akan memberikan hak pilihnya karena sedang bertugas.

Dengan demikian, kata Rudi, jumlah keseluruhan yang akan memberikan hak pilihnya di Rutan Kelas IIB Situbondo sebanyak 329 orang, karena 32 orang tidak bisa memberikan hak pilihnya.

"Rutan merupakan salah satu tempat pemungutan suara khusus. Petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) sudah mendapatkan bimbingan teknis dari KPU," ujarnya.

Rudi menambahkan, petugas KPPS di TPS khusus tersebut sudah dibekali dengan bimbingan teknis dari KPU sebanyak tiga kali.

"Petugas KPPS sudah membagikan undangan kepada calon pemilih, dan TPS juga sudah disiapkan, tinggal menunggu logistik yang rencananya akan digeser pada Selasa (14/2) pukul 04:00 WIB dari PPS (desa) ke TPS," ujarnya.

Data KPU Situbondo menyebutkan sebanyak 2.015 tempat pemungutan suara (TPS) tersebar di 136 desa/kelurahan di 17 kecamatan, sedangkan jumlah DPT sebanyak 514.814 yang terdiri dari pemilih laki-laki sebanyak 248.852 jiwa dan pemilih perempuan 265.962 jiwa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.