Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Balai Dikmen Kulon Progo minta SMA/SMK bentuk tim pencegahan kekerasan

📅 Senin, 12 Feb 2024, 21:45 WIB | Oleh:
Balai Dikmen Kulon Progo minta SMA/SMK bentuk tim pencegahan kekerasan Doc: ANTARA/Sutarmi
Ket. Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Kulon Progo saat sosialisasi anti perundungan.

Kulon Progo - Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta meminta setiap sekolah menengah atas atau sekolah menengah kejuruan di wilayah ini memiliki tim pencegahan tindak kekerasan untuk meminimalisasi fenomena perundungan di kalangan pelajar.

Kepala Seksi Layanan Balai Dikmen Kulon Progo Fajrina di Kulon Progo Senin mengatakan, saat ini santer fenomena perundungan (buliying) di sekolah-sekolah.

"Balai Dikmen Kulon Progo sudah membuat program pencegahan perundungan di sekolah, yakni membentuk tim pencegahan tindak kekerasan di setiap sekolah," kata Fajrina.

Menurut Fajrina, melalui tim inilah persoalan pelajar diselesaikan secara internal. Prosesnya turut melibatkan tenaga pengajar khususnya guru konseling serta wali pelajar.

"Yang jelas kami berupaya melakukan pendekatan pelajar yang mengalami permasalahan," katanya.

Fajrinajuga mengklaim laporan kasus perundungan pelajar di Kulon Progo terbilang rendah. Meski begitu, upaya pencegahan tetap gencar dilakukan.

Balai Dikmen Kulon Progo juga intensif melalukan sosialisasi ke sekolah-sekolah soal pencegahan perundungan.

Adanya sosialisasi tersebut, pelajar bisa lebih memahami dampak dan bahaya dari perundungan. Seperti menyebabkan trauma dan gangguan kesehatan mental pada korbannya.

Apalagi, ia menilai, para pelajar juga rentan terpengaruh aksi perundungan. Sebab jika tidak diarahkan, maka mereka berpotensi menjadi pelakunya.

"Makanya kami coba rangkul para pelajar lewat sosialisasi seperti ini," kata Fajrina.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kulon Progo Sri Budi Utami mengatakan, perundungan jadi salah satu faktor penyebab sejumlah kasus percobaan bunuh diri sebagian dilakukan oleh usia pelajar.

Dinkes juga mengupayakan pencegahan dengan memantau kondisi psikis pelajar secara rutin. Salah satunya lewat proses skrining ke pelajar di sekolah-sekolah setiap tahunnya.

"Skrining ini berguna agar penanganan gangguan psikis pada pelajar bisa ditangani sejak dini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Tim SAR Gabungan Fokuskan P...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Selatan Aj...
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.