Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mengaku Pencipta Bitcoin, Ilmuwan Komputer Australia Diadili di London

📅 Jumat, 09 Feb 2024, 14:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengaku Pencipta Bitcoin, Ilmuwan Komputer Australia Diadili di London Doc: Metro.co.uk/Getty/PA
Ket. Dr Craig Wright (53) mengklaim dirinya sebagai sosok misterius pencipta bitcoin.

LONDON - Seorang pria Australia diadili di London minggu ini atas klaimnya sebagai pencipta bitcoin. Ini bukan pertama kalinya seseorang dikaitkan dengan pencipta mata uang kripto yang misterius.

Ilmuwan komputer Craig Wright (53) mengatakan dia adalah "Satoshi Nakamoto", nama samaran pencipta bitcoin dan penulis buku putih yang memperkenalkan mata uang kripto ke dunia pada 2008.

Wright digugat oleh aktivis cryptocurrency yang mengatakan dia berbohong dan memalsukan dokumen dalam upayanya untuk berpura-pura menjadi sosok pendiri bitcoin.

Popularitas bitcoin meroket, menjadi mata uang kripto terbesar, dan saat ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar 880 miliar dollar AS, menurut situs web spesialis Coingecko.

Namun, setelah berkolaborasi dengan sesama pengembang untuk menyempurnakan kodenya, Satoshi yang misterius menghilang dari radar sekitar tahun 2011. Berbagai teori pun bermunculan mengenai identitasnya. Berikut nama-nama yang diklaim sebagai atau dikaitkan dengan Nakamoto.

Hal Finney

Pengembang dan kriptografer Amerika Hal Finney adalah orang pertama yang menerima unit virtual tersebut, ketika Satoshi sendiri mengiriminya sepuluh bitcoin sebagai uji coba.

Namun pada Oktober 2023, teori bahwa Finney sebenarnya adalah Satoshi didiskreditkan oleh seorang blogger terkenal di komunitas kripto.

Detektif amatir mengatakan dia menemukan bukti yang menunjukkan bahwa Finney, yang meninggal pada 2014, sedang mengikuti perlombaan lari pada saat Satoshi sedang menjawab email dan melakukan transaksi bitcoin, sehingga mengesampingkan dia.

Dorian Nakamoto

Insinyur Jepang-Amerika Dorian Nakamoto termasuk orang pertama yang dicurigai mengguncang dunia mata uang, menyusul laporan majalah Newsweek pada 2014 bahwa ia berada di balik token digital itu.

"Saya tidak lagi terlibat dalam hal itu dan saya tidak bisa membahasnya. Itu sudah diserahkan kepada orang lain. Mereka yang bertanggung jawab sekarang. Saya tidak ada hubungannya lagi," katanya seperti dikutip Newsweek.

Sejak itu dia menyangkal menjadi Satoshi Nakamoto.

Pada 2012, pencipta bayangan bitcoin mengaku sebagai seorang pria berusia 37 tahun yang tinggal di Jepang, menurut profil yang diposting online.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Persoalan HAM Harus Diseles...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.