Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Peluang Bisnis Bisa Diketahui dari Sensus Ekonomi

📅 Jumat, 10 Apr 2026, 03:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Peluang Bisnis Bisa Diketahui dari Sensus Ekonomi Doc: AFP/BAY ISMOYO

JAKARTA – Pelaksanaan sensus ekonomi di Jakarta diharapkan dapat terlihat peluang-peluang ekonomi. Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta segera melaksanakan sensus ekonomi.

“Data yang dihasilkan Sensus Ekonomi dapat membantu pengusaha merencanakan ekspansi, mengidentifikasi peluang bisnis baru, dan menyesuaikan strategi bisnis untuk menghadapi tantangan ekonomi,” jelas Kepala BPS Jakarta Kadarmanto dalam siniar terkait Sensus Ekonomi, Kamis.

Dalam hal ini, data sensus akan memberikan gambaran sektor-sektor yang sedang berkembang dan memiliki potensi investasi tinggi. Kadarmanto menyampaikan, data Sensus Ekonomi juga dapat menciptakan lingkungan bisnis yang lebih informatif dan efisien bagi para pengusaha.

“Pelaku usaha dapat memahami peta persaingan dan potensi pasar berdasarkan data yang membantu pengusaha membuat keputusan bisnis yang lebih baik,” ujar Kadarmanto.

Lebih lanjut, dia menyebutkan Sensus Ekonomi akan memberikan kontribusi dalam rangka mendukung Jakarta sebagai kota global, yang ditargetkan berada di peringkat 20 teratas tahun 2045.

Dalam pemeringkatan indeks kota global, aktivitas bisnis menjadi salah satu dimensi, dengan bobot 30 persen. Dalam hal ini, Jakarta harus bisa menyajikan data arus modal, dinamika pasar, dan keberadaan perusahaan-perusahaan utama.

“Ini relevan sekali dengan sensus ekonomi, di mana kita akan memperhatikan lokasi-lokasi atau jumlah usaha di Jakarta. Hal ini terutama keberadaan perusahaan-perusahaan utama,” jelas Kadarmanto.

Lebih lanjut, dia menuturkan dalam rangka mendukung sensus ekonomi, akan dilaksanakan kegiatan Komunikasi Koordinasi dan Diplomasi (KKD) yang menggandeng para pelaku usaha industri.

Sebaiknya Anda baca juga:

Dia merinci beberapa output dan contoh analisis yang dihasilkan dari pendataan lengkap sensus ekonomi, antara lain jumlah usaha, total pengeluaran, total pendapatan perusahaan. Kemudian, jumlah tenaga kerja, total aset, pemetaan potensi usaha baru, serta pemetaan peluang perluasan usaha.

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta mengajak seluruh pelaku usaha atau industri agar berpartisipasi aktif dalam kegiatan Sensus Ekonomi 2026 dalam rangka mendukung Jakarta sebagai kota global.

“Partisipasi aktif pelaku usaha bukan hanya sekadar kewajiban dalam pendataan, tetapi merupakan kontribusi nyata dalam membangun Jakarta sebagai kota global yang maju, inklusif, dan berdaya saing tinggi,” kata Kepala Dinas PPKUKM Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo dalam siniar yang sama.

Data Badan Pusat Statistik Jakarta menunjukkan pada tahun lalu, lapangan usaha industri mendukung sebesar 22,04 persen Produk Domestik Regional Bruto Jakarta. Industri pengolahan berkontribusi sebesar 11,13 persen. Ant/Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pramono: Pengelolaan Sampah...
Rona
Madrasah Dalam Pantauan Omb...
Luar Negeri
Xi Jinping Kunjungi Korea U...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
BMKG Catat Tsunami Tertinggi Terjadi di Talengan-Sangihe, Sulut

BMKG Catat Tsunami Tertinggi Terjadi di Talengan-Sangihe, Sulut

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.