Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gunung Senujuh, Keindahan Bukit Tujuh Rupa di Sambas

📅 Jumat, 09 Feb 2024, 06:10 WIB | Oleh:

Jalur di Gunung Senujuh yang saat ini berstatus Taman Wisata Alam (TWA) dengan di kanan-kini jalur pegunungan masih berupa hutan lebat. Beberapa diantaranya bisa dijumpai pohon dengan diameter hingga 1,2 meter, meski ancaman pembalakan terus terjadi.

Gunung Senujuh termasuk pegunungan yang memiliki kemiringan terjal dan cukup panjang. Untuk membantu para pendaki, tersedia tambah untuk pegangan. Memang kemiringan jalur tersebut membutuhkan tenaga dan kehati-hatian agar bisa mencapai puncak sedang selamat tanpa cedera.

Pendaki dapat menikmati keindahan alam dan pohon-pohon hutan tropis yang usianya mungkin sudah ratusan tahun. Pendakiannya terbilang ekstrem, jadi diperlukan tenaga yang kuat agar tidak kelelahan, namun ini adalah tantangan yang menakjubkan bagi petualang alam. Hamparan alam juga dapat disaksikan pada puncak Gunung Senujuh, membuat kepenatan akan hilang selama pendakian.

Perjalanan selanjutnya dilanjutkan dengan berjalan kaki gunung menuju puncak. Lama pendakian mencapai puncak bisa ditempuh dalam waktu antara 1,5-2,5 jam, tergantung kecepatan para pendaki sendiri. Medan atau jalan dilalui bongkahan batu besar, terjal dan kayu yang besar dan kecil.

Sesekali dijumpai sisa tebangan pohon di sepanjang jalurnya. Ini cukup disayangkan, karena di tengah maraknya pembukaan perkebunan kelapa sawit hutan, Gunung Senujuh seperti menjadi oase, apalagi bukit dengan luas 585,90 hektare dengan panjang 12.628 meter ini menjadi tempat yang pas untuk mengenali hutan Kalimantan.

Namun dengan adanya aktivitas wisatawan dan juga dibentuknya Pokdarwis tersebut, diharapkan menciptakan kesedaran untuk melindunginya. Mereka dengan sadar akan merasakan merasa memiliki karena mendapatkan manfaat dari wisatawan yang datang. Salah satu yang dilakukan masyarakat adalah membuat jalan setapak.

Berburu Udang Galah

Kegiatan wisata yang bisa dilakukan di Gunung Senujuh selain mendaki adalah berkemah di lokasi yang telah ditentukan. Perkemahan sering dilakukan karena lokasinya yang masih sangat asri, terdapat flora dan fauna yang akan menambah kesan berkemah.

Di lokasi terdapat air bersih karena dialiri oleh tiga sungai sekaligus. Untuk keamanan dianjurkan untuk berkemah secara bergerombol atau tim baik bersama keluarga, teman, atau sahabat Anda.

Selain itu wisatawan dapat melakukan kegiatan memancing udang galah di sungai sekitar gunung juga tak kalah menarik. Sungai Sambas di Kabupaten Sambas dan Kabupaten Bengkayang menjadi tempat bagi beberapa komunitas dan individu untuk memancing udang galah. Udang dari spesies Macrobrachium rosenbergii ini memiliki ciri-ciri fisik yang lebih besar dari jenis udang lainnya.

Udang galah biasanya hidup di daerah perairan air tawar yang dangkal. Ciri khas yaitu memiliki kepala yang berbentuk kerucut, restrum melebar pada bagian ujungnya, bentuk udang galah memanjang dan melengkung ke atas.

Udang galah dewasa yang terdapat pada ekologi perairan memiliki panjang tubuh sekitar 28,5-3,5 sentimeter dan berat tubuh udang galah kisaran antara 200-100 gram per ekor. Untuk menangkap udang besar-besar ini bisa membawa peralatan pancing sendiri, sedangkan perahunya bisa menyewa dari warga setempat.

Pemilik perahu bisa dimintai pendapat apakah hari itu saat yang tepat untuk memancing udang atau ikan. Pemilik yang sekaligus sebagai tukang perahu akan membantu menemukan titik memancing yang tepat di samping menjadi penasehat keamanan dari berbagai gangguan satwa liar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
KPK Kerja Sama dengan Korta...
Megapolitan
Jakarta Masih Menarik bagi ...
Nasional
Piala Dunia Segera Hadir, A...
Olahraga
John Herdman Minta Timnas I...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jadwal Lengkap Konser Musik di Jakarta Fair Kemayoran PRJ 2026

Jadwal Lengkap Konser Musik di Jakarta Fair Kemayoran PRJ 2026

09 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.