Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ada Nama Baru! KDM Resmi Namai Halaman Gedung Sate Jadi Pasanggrahan Pancarasa

📅 Selasa, 18 Agu 2026, 00:43 WIB | Oleh:
Ada Nama Baru! KDM Resmi Namai Halaman Gedung Sate Jadi Pasanggrahan Pancarasa Doc: Antara foto
Ket. Halaman Gedung Sate Bandung yang kini bernama Pasanggrahan Pancarasa, dilihat dari arah Gedung Utama Gedung Sate Bandung, Senin (17/8).

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi resmi menamai halaman Gedung Sate yang baru selesai dipugar dan disatukan dengan Lapangan Gasibu, jadi Pasanggrahan Pancarasa, yang difungsikan juga sebagai ruang terbuka hijau.

Dedi merinci bahwa nama Pancarasa memiliki makna filosofis lima indra manusia yang harus difungsikan secara ikhlas, yakni mata melihat, telinga mendengar, hidung menghirup, lidah berucap, dan hati yang ikhlas.

"Pasanggrahan itu tempat berkumpul. Pancarasa artinya kita punya lima rasa: punya mata harus melihat, punya telinga mendengar, hidung menghisap, lidah berucap, dan punya hati harus ikhlas. Ini resmi dibuka untuk masyarakat per hari ini," ujar Dedi Mulyadi di Gedung Sate Bandung, Senin.

Kendati fasilitas publik tersebut dibuka bebas untuk warga, KDM menegaskan bahwa pembenahan daerah tidak hanya bergantung pada mentalitas pejabat birokrasi, tetapi juga memerlukan kesadaran disiplin dari masyarakat itu sendiri.

Karenanya, dia juga menyerukan pembenahan mentalitas masyarakat dalam menjaga lingkungan, di manapun di seluruh Jabar.

Dedi membeberkan temuan mencengangkan timnya yang baru saja mengeruk endapan tumpukan sampah berusia puluhan tahun yang menyumbat saluran air di pusat Kota Bandung.

"Yang harus diperbaiki itu bukan hanya mentalitas pejabat, rakyat juga harus diperbaiki. Di Bandung ini ada satu saluran air di depan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat yang sampahnya 32 tahun baru diangkat. Bertumpuk karena saluran airnya digunakan pedagang dan sampahnya tidak diperhatikan. Ini problem yang harus kita merdekakan," tutur Dedi menambahkan.

Diketahui, penataan Gedung Sate Bandung dilaksanakan mulai pertengahan April 2026 dan selesai di pertengahan Agustus 2026 ini, dengan membuat halaman Gedung Sate bersatu dengan Lapangan Gasibu di depannya.

Proyek yang menelan biaya hingga Rp15 miliar ini, membuat Jalan Diponegoro menjadi satu dengan Gedung Sate dan Gasibu, sementara Pemprov juga membuat jalan baru yang mengelilingi Lapangan Gasibu dan tak sedikit pohon yang terdampak karenanya.

Sementara itu di area halaman Gedung Sate, proyek revitalisasi itu berdampak pada Prasasti Sapta Taruna yang menjadi simbol Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) digeser dari posisi awalnya tepat di tengah halaman depan Gedung Sate, ke bagian belakang Gedung Sate dekat parkiran di sekitar pintu masuk Museum Gedung Sate.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.