Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Legislator Minta Pemprov DKI Tingkatkan Fasilitas Layanan Guna Tekan Angka DBD

📅 Kamis, 11 Jan 2024, 17:08 WIB | Oleh:
Legislator Minta Pemprov DKI Tingkatkan Fasilitas Layanan Guna Tekan Angka DBD Doc: ANTARA/Reno Esnir
Ket. Arsip foto - Petugas melakukan pengasapan (fogging) di permukiman warga di kawasan Puri Mutiara Raya, Cilandak Barat, Jakarta, Selasa (22/2).

JAKARTA - Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Solikhah meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan meningkatkan fasilitas layanan untuk menekan angka Demam Berdarah Dengue (DBD).

"Mengingat saat ini memasuki musim hujan dikhawatirkan terdapat potensi lonjakan pasien," kata Solikhah kepada wartawan di Jakarta, Kamis.

Solikhah menilai cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi yang diprediksi BMKG kerap diikuti dengan merebaknya penyakit DBD.

Dia menuturkan pentingnya peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat sangat penting. Salah satunya dengan mendiagnosa sedini mungkin pada penderita gejala DBD sehingga bisa ditangani secara optimal.

Selain diagnosis, ia juga meminta jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta terjun langsung ke warga dengan tujuan untuk mengedukasi terkait pencegahan dan penanganan bila terkena DBD.

"Sangat penting edukasi dari pemerintah daerah sehingga masyarakat bisa mengantisipasi agar bisa melindungi dirinya dan masyarakat sekitarnya," tuturnya.

Selain upaya dari Dinas Kesehatan, masyarakat juga diminta berupaya mencegah penyebaran DBD dengan menerapkan pola hidup sehat.

Selain itu, di mengatakan, perlunya mengoptimalkan kegiatan pemberantas sarang nyamuk (PSN) dengan 3M Plus. Yakni, menguras, menutup dan mendaur ulang barang yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Dinkes DKI Jakarta mencatat penambahan kasus demam berdarah dengue (DBD) mencapai 2.745 kasus hingga Juli 2023. Sedangkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan hingga minggu ke-40 pada tahun 2023 terdapat 68.996 kasus DBD dengan
kasus kematian 498 jiwa.

Sebelumnya, Staf Teknis Komunikasi Transformasi Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Ngabila Salama mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap DBD di tengah musim hujan yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya hingga April 2024.

"DBD penyakit endemis yang terus ada dan bertahan di Indonesia memiliki pola jumlah kasus yang sama setiap tahunnya," katanya.

Kasus penyakit ini mulai meningkat pada setiap akhir Desember dan mengalami puncak di bulan April. "Lalu akan turun kembali," kataNgabila saat dihubungi pada Rabu (10/1).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.