Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kelompok Wanita Tani Jadi Penggerak Ekonomi

📅 Kamis, 11 Jan 2024, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kelompok Wanita Tani Jadi Penggerak Ekonomi Doc: ANTARA/HO-Pemkot Tangerang
Ket. Penjabat Wali Kota Tangerang Nurdin menghadiri kegiatan Penanaman Padi Bersama Kelompok Tani (KT) Rawa Depan Jaya, Kelurahan Belendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Rabu (10/1).

TANGERANG - Kelompok wanita tani (KWT) dan kampung tematik (KT) harus dikembangkan menjadi agrowisata untuk menggerakkan sektor perekonomian. "Ini menjadi tugas para camat dan lurah untuk mengembangkannya," jelas Penjabat Wali Kota Tangerang,Nurdin, Rabu (10/1).

Menurutnya, pertanian lahan terbatas di kota metropolitan seperti Kota Tangerang tentu sesuatu yang langka, unik, dan spesial. Makanya keunikan dan kelangkaan menjadi peluang baru untuk mendongkrak tidak hanya sektor hasil pertaniannya tetapi juga perekonomiannya.

Nurdin mengatakan ini saat menghadiri kegiatan Penanaman Padi Bersama Kelompok Tani, Rawa Depan Jaya, Kelurahan Belendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang. Nurdin juga mengajak masyarakat memanfaatkan lahan lingkungan sekitarnya menjadi produktif melalui pertanian.

Maka, dalam mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan dapat dimulai dari lingkungan sekitar masing-masing. Untuk itu, dia mengajak masyarakat agar dapat melakukan urban farming (pertanian perkotaan) di lahan sekitar rumah.

Kegiatan di KT dan KWT ini bukti meskipun dengan lahan terbatas, tetap dapat produktif. Seorang pegiat Kampung Tematik Rawa Depan Jaya yang juga Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Benda, Mustari, mengapresiasi Pemerintah Kota Tangerang. Pemkot dinilai telah mendukung dan kontribusi dalam membantu mengembangkan pertanian perkotaan.

"Terima kasih untuk Pak Nurdin atas arahan dan motivasinya. Terima kasih juga para penyuluh dari Dinas Ketahanan Pangan. Mereka senantiasa membimbing dan membina kami dalam mengembangkan pertanian di sini," jelas Mustari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.