Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Fakta Mengkhawatirkan: Setiap Jam 1 Ibu Hamil Meninggal di Indonesia

📅 Selasa, 10 Mar 2026, 16:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Fakta Mengkhawatirkan: Setiap Jam 1 Ibu Hamil Meninggal di Indonesia Doc: Antara
Ket. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi dalam forum peringatan Hari Perempuan Internasional di Raffles Hotel, Jakarta Selatan, Selasa (10/3).

Jakarta - Data kesehatan dan perlindungan perempuan di Indonesia menunjukkan angka kematian ibu hamil serta kekerasan terhadap anak masih tergolong tinggi dimana setiap tahun lebih dari 4.100 ibu hamil meninggal dan 11,5 juta anak pernah mengalami kekerasan. 

“Kalau kita melihat dalam satu jam, itu ada satu ibu hamil meninggal dan empat bayi dan balita yang meninggal. Ini tentu fakta yang memprihatinkan,” kata Profesor Kesehatan Masyarakat Universitas Gadjah Mada, Prof. Adi Utarini, dalam forum peringatan Hari Perempuan Internasional di Jakarta, Selasa (10/3).

Ia menjelaskan angka tersebut setara dengan lebih dari 33.000 kematian bayi dan balita setiap tahun atau sekitar empat kematian per jam. Kondisi ini, menurut dia, mencerminkan masih adanya kesenjangan akses terhadap layanan kesehatan bagi perempuan di Indonesia. 

Di sisi perlindungan anak, data pemerintah menunjukkan sekitar 50,78 persen anak usia 13–17 tahun atau sekitar 11,5 juta anak pernah mengalami setidaknya satu bentuk kekerasan sepanjang hidupnya. Sementara itu, sekitar 33,64 persen anak mengalami kekerasan dalam 12 bulan terakhir.

Prevalensi kekerasan terhadap perempuan usia 12–64 tahun tercatat sebesar 6,6 persen pada 2024, menurun dibandingkan 9,4 persen pada 2018. Meski demikian, pemerintah menilai angka tersebut masih relatif tinggi dan memerlukan penanganan serius.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi menyebutkan terdapat tiga faktor utama yang memicu meningkatnya kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Analisa pertama faktor ekonomi, yang kedua faktor pola asuh, yang ketiga karena pengaruh gadget dan media sosial yang tidak digunakan secara bijaksana,” ujar Arifatul.

Sebagai respons, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi menerbitkan Peraturan Menteri Nomor 9 Tahun 2026 yang melarang anak di bawah usia 16 tahun membuat akun media sosial secara mandiri. Aturan tersebut dijadwalkan mulai berlaku pada 28 Maret 2026.

Arifatul juga menyampaikan sekitar 10 juta warga Indonesia saat ini mengalami gangguan kesehatan mental, salah satunya dipengaruhi oleh ketergantungan terhadap gawai.

Untuk memperkuat perlindungan perempuan dan anak, pemerintah menginisiasi program Ruang Bersama Indonesia (RBI) yang bertujuan mengintegrasikan petugas lapangan dari berbagai kementerian di tingkat desa.

Program tersebut merupakan transformasi dari Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) dengan pendekatan yang lebih kolaboratif guna mewujudkan desa tanpa kekerasan terhadap perempuan dan anak, bebas stunting, serta mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan.

RBI juga menghadirkan ruang aman di desa untuk kegiatan berbagi, kelas pengasuhan, dan edukasi parenting, sekaligus mendorong pelatihan serta akses permodalan bagi perempuan.

Saat ini program RBI telah diterapkan di tujuh titik di Indonesia dan ditargetkan hingga akhir tahun sebanyak 138 desa atau kelurahan bertransformasi menjadi RBI melalui penguatan sinergi lintas sektor dan partisipasi masyarakat.

“Ibarat lidi, mereka berada di pojok-pojok desa dan hanya fokus dengan pekerjaannya sendiri. Maka Ruang Bersama Indonesia ini kita ingin mengikat lidi-lidi ini menjadi satu kekuatan di tingkat desa,” kata Arifatul.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.