Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Junta Militer Serang Kota Laukkaing

📅 Kamis, 28 Des 2023, 02:40 WIB | Oleh:
Junta Militer Serang Kota Laukkaing Doc: AFP
Ket. Serangan Junta | Sebuah mobil hancur saat terjadi serangan oleh junta militer ke Kota Laukkaing di Negara Bagian Shan, Myanmar.

YANGON - Pengerahan persenjataan berat yang dilakukan junta baru-baru ini di Laukkaing, sebuah kota di dalam Zona Pemerintahan Sendiri Kokang di Negara Bagian Shan, Myanmar, telah mengakibatkan kematian delapan warga sipil dan menyebabkan 25 lainnya terluka, menurut kelompok bersenjata antijunta, Tentara Aliansi Demokratik Nasional Myanmar (MNDAA) pada Selasa (26/12).

MNDAA mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa dua peluru senjata berat junta militer telah dijatuhkan di dekat Hotel Crown di wilayah Dong Cheng di Kokang, sehingga menimbulkan korban sipil. Kelompok bersenjata itu pun menambahkan bahwa orang-orang yang terluka telah diangkut ke rumah sakit, sementara mereka yang meninggal telah dikremasi.

Seorang penduduk setempat, yang tidak ingin disebutkan namanya karena takut akan pembalasan, mengatakan kepada kantor beritaRFAbahwa dia menyaksikan langsung kematian beberapa warga sipil ketika sebuah peluru menghantam dan meledak di sebuah mobil yang diparkir di dekat Hotel Crown.

"Peluru senjata berat itu dijatuhkan langsung ke mobil itu dan salah satu orang di dalam mobil serta dua orang lainnya di dekat mobil tewas. Anak-anak dan perempuan termasuk di antara korban tewas," kata warga tersebut.

Lebih lanjut dia menjelaskan, kejadian tersebut terjadi ketika pasukan MNDAA yang ditempatkan di dekat gerbang Sel Ton, tepat di luar Kota Laukkaing, melancarkan serangan terhadap Divisi 77 junta militer saat mereka memasuki kota. Peluru senjata berat yang digunakan dalam bentrokan ini mendarat di dekat Hotel Crown dan meledak hingga menimbulkan korban jiwa.

Dilaporkan pula bahwa junta militer masih terus membombardir Kota Laukkaing dan seringnya gangguan pada layanan internet dan telekomunikasi membuat sulit untuk memastikan jumlah korban jiwa.

Hingga berita ini ditulis pada Rabu (27/12), baik pihak MNDAA maupun junta militer belum mengeluarkan pernyataan terkait kejadian ini. RFA/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...
Nasional
Korem 132/Tadulako Bangun 5...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.