PLN Prediksi Konsumsi Listrik Jakarta Turun Saat Lebaran
📅 Minggu, 15 Mar 2026, 10:48 WIB | Oleh: Lili LestariJAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya memprediksi konsumsi listrik di Jakarta dan sekitarnya akan turun saat Lebaran tahun ini.
"Kalau pengalaman sebelumnya terkait Lebaran, beban puncak Jakarta Raya malah turun, bukan naik," kata General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin saat dihubungi di Jakarta, Minggu.
Penurunan ini diperkirakan terjadi karena banyak warga Ibu Kota yang meninggalkan Jakarta untuk mudik ke kampung halaman.
Andy mengungkapkan, saat ini beban puncak listrik di Jakarta Raya rata-rata berada di kisaran lebih dari 5.000 megawatt (MW).
Namun, saat Lebaran, angka tersebut diperkirakan dapat turun hingga sekitar 2.000 MW.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menjelaskan, hal yang berpengaruh pada penurunan itu adalah berkurangnya aktivitas masyarakat di Jakarta selama periode mudik.
"Banyak warga yang meninggalkan rumah untuk pulang ke kampung halaman, sehingga konsumsi listrik rumah tangga maupun aktivitas perkantoran di Ibu Kota ikut berkurang," ujar Andy.
Meski beban listrik menurun, kata Andy, PLN justru meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan operasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Andy menyebut, kondisi beban rendah memerlukan perhatian khusus karena sistem kelistrikan biasanya lebih sering beroperasi pada kondisi beban tinggi.
"Justru saat beban rendah ini kami lebih khawatir dan lebih siaga. Karena selama ini kami terbiasa dengan beban tinggi, tiba-tiba menjadi rendah. Maka dari itu kami tetap menyiagakan personel secara penuh," ucap Andy.
Untuk memastikan keandalan pasokan listrik selama periode Lebaran, PLN UID Jakarta Raya menyiagakan sebanyak 17 unit tim operasional yang tersebar di berbagai titik.
Selain itu, PLN juga membuka pos siaga di kantor Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya guna mengantisipasi potensi gangguan kelistrikan.
Posko siaga
Tidak hanya itu, PLN juga menyiapkan posko siaga di sejumlah lokasi strategis yang diperkirakan dilalui pemudik, terutama pengguna kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Posko tersebut ditempatkan di beberapa titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!