Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kabupaten Lumajang Pulihkan Keseimbangan Ekosistem Ranu Klakah

📅 Senin, 03 Agu 2026, 11:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kabupaten Lumajang Pulihkan Keseimbangan Ekosistem Ranu Klakah Doc: ANTARA
Ket. Bupati Lumajang, Indah Amperawati, bersama jajaran perangkat daerah terkait menebar benih ikan di Ranu Klakah, Minggu (2/8/2026).

LUMAJANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memulihkan keseimbangan ekosistem Ranu Klakah dengan menebarkan 50 ribu benih ikan lokal ke perairan danau setempat dan menyalurkan 50 ribu benih ikan lainnya kepada kelompok pelaku budi daya ikan.

"Program tersebut menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam memulihkan keseimbangan ekosistem perairan sekaligus mendukung keberlanjutan usaha budi daya perikanan masyarakat," kata Bupati Lumajang Indah Amperawati dalam keterangan di Lumajang, Jawa Timur, Senin (03/8).

Dia menjelaskan penebaran benih ke danau untuk memperkuat populasi ikan di perairan umum, sedangkan bantuan benih kepada pelaku budi daya untuk mempercepat pemulihan produksi perikanan di kawasan Ranu Klakah.

"Restocking bukan sekadar kegiatan seremonial menebar benih ikan, tetapi bagian dari komitmen jangka panjang untuk menjaga kelestarian lingkungan dan memastikan sumber daya perikanan tetap memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.

Ia menjelaskan kegiatan itu wujud kepedulian dan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian sumber daya perikanan serta memulihkan keseimbangan ekosistem perairan.

"Itu adalah langkah strategis untuk mendukung keberlanjutan sumber daya ikan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat, baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi," katanya.

Benih yang ditebar merupakan jenis ikan lokal yang secara alami hidup di perairan umum, seperti danau, sungai, dan rawa.

Dengan karakter tersebut, benih diharapkan mampu beradaptasi dengan baik sehingga dapat memperkuat populasi ikan di Ranu Klakah.

"Sementara bantuan benih kepada pembudidaya diharapkan mendukung keberlanjutan usaha budi daya ikan air tawar di kawasan tersebut," ujarnya.

Bupati Indah menjelaskan keberhasilan program restocking tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.

Oleh karena itu, pihaknya mengajak seluruh warga menjaga kelestarian danau dengan tidak melakukan penangkapan ikan secara merusak serta bersama-sama menjaga kualitas lingkungan perairan.

"Ranu Klakah adalah aset bersama yang harus kami jaga. Ketika ekosistemnya tetap lestari, manfaatnya akan kembali kepada masyarakat melalui sumber daya ikan yang terpelihara, lingkungan yang sehat, dan perekonomian yang terus tumbuh," katanya.

Pemkab Lumajang berharap, langkah tersebut semakin meningkatkan kesadaran masyarakat menjaga ekosistem perairan karena dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.

Ia mengharapkan Ranu Klakah tetap menjadi kawasan yang lestari, produktif, sekaligus mampu memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun generasi yang akan datang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Nasional
BMKG Peringatkan Potensi Ge...
Advertisement
Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.