Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ternyata Ini Penyebab Bencana Banjir dan Longsor di Jabar

📅 Rabu, 27 Des 2023, 00:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ternyata Ini Penyebab Bencana Banjir dan Longsor di Jabar Doc: ANTARA/Raisan Al Farisi
Ket. Kendaraan melintasi genangan air di Jalan Soekarno Hatta, Gedebage, Bandung, Jawa Barat, Senin (11/12/2023). Jalan tersebut terendam air setinggi 30 hingga 60 cm serta membuat kemacetan panjang usai hujan deras yang diperparah buruknya drainase di kawasan tersebut.

Jakarta - Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan bencana hidrometeorologi berupa banjir dan longsor terjadi di beberapa lokasi di wilayah Jawa Barat pada 25 Desember 2023 dipicu oleh hujan intensitas lebat hingga ekstrem dalam satuan per jam.

"Curah hujan terukur hingga 28,8 mm/jam pada periode pukul 15.40 - 16.40 WIB di Stasiun Geofisika Bandung, curah hujan 70 mm/jam pada pukul 15.30 - 16.30 di Cimahi, dan terukur 56,8 mm/jam pada pukul 14.00 - 15.00 di Purwakarta," kata Guswanto dalam keterangan, di Jakarta, Selasa.

Pihaknya mengatakan akibat kondisi cuaca tersebut, terjadi banjir di Kelurahan Citereup, Kecamatan Dayeuhkolot dan Kampung Blokhawu, Cigondewah Hilir, Kecamatan Margaasih, Kota Bandung, pada pukul 13.00 WIB dan di Kota Cimahi akibat luapan sungai Ciputri di kawasan pertigaan Cigugur Tengah-Cimindi, Jalan Mahar Martanegara sekitar siang hari.

Selain itu, terjadi tanah longsor pada pukul 13.10 WIB di Desa Salammulya, Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta.

Kondisi tersebut berdampak kerusakan satu rumah warga akibat tertimpa material longsor serta pohon karet tumbang di Jalan Lengkong Besar, dan di Kelurahan Balonggede, serta tiang PJU di Jalan Peta roboh dan menimpa sebuah mobil sedan di Kota Bandung.

Guswanto mengingatkan Provinsi Jawa Barat masih berpotensi hujan dalam sepekan ke depan.

"Potensi cuaca wilayah Jawa Barat dalam sepekan ke depan masih berpotensi hujan sedang hingga lebat terutama pada siang hingga malam hari yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang," katanya.

BMKG mengimbau masyarakat yang berada di daerah dengan topografi curam/bergunung/tebing, atau rawan longsor, dan banjir agar tetap waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrim, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang, dan berkurangnya jarak pandang.

Pihaknya juga meminta masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca terkini melalui saluran informasi BMKG.

"Akses informasi cuaca dan peringatan dini cuaca lebih lengkap dapat diakses di apps @InfoBMKG dan website https://bmkg.go.id," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

31 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.