Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Uskup Agung Jakarta Berpesan Pilih Calon Pimpin dengan Hati Nurani

📅 Senin, 25 Des 2023, 14:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Uskup Agung Jakarta Berpesan Pilih Calon Pimpin dengan Hati Nurani Doc: ANTARA/Asep Firmansyah
Ket. Uskup Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo (tengah) saat konferensi pers pelaksanaan Misa Natal di Gereja Katedral Jakarta, Senin (25/12/2023).

JAKARTA - Uskup Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo berpesan kepada umat Katolik agar tidak menyia-nyiakan suaranya dalam pemilihan umum (Pemilu) dan memilih calon pemimpin dengan hati nurani.

"Silakan memilih dengan cerdas menurut hati nurani. Nasehat dalam rangka kepedulian adalah seperti apapun atau siapapun yang akan terpilih dan diumumkan lembaga berwenang, kita harus menerima," kata Kardinal Suharyo di Gereja Katedral Jakarta, Senin (25/12).

Suharyo mengatakan sebagai makhluk Tuhan sudah semestinya memiliki kepedulian, baik itu terhadap sesama, lingkungan, dan tanggung jawab terhadap kehidupan bernegara.

Kepedulian terhadap kehidupan bernegara salah satunya tercermin dengan ikut menyukseskan pelaksanaan Pemilu.

Kendati pilihan berbeda, kata dia, tak boleh sedikitpun mengorbankan persatuan dan persaudaraan. Masyarakat juga tidak boleh terpecah oleh isu-isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Betapa kuatnya persatuan itu, ini yang harus kita jaga dalam kondisi apapun. Jangan pernah mengorbankan persatuan dan persaudaraan," kata dia.

Di samping itu, Kardinal juga meminta umat untuk turut mengawal jalannya pemerintahan setelah terpilih pemimpin baru kelak, demi mewujudkan cita-cita kemerdekaan.

"Kalau kita menerima siapapun yang terpilih, lalu belum selesai sebagai WNI bertanggung jawab, harus kritis mengawal pemimpin yang telah dipilih menuju cita-cita kemerdekaan," kata dia.

Sebelumnya, Kardinal Suharyo menyoroti tingginya angka stunting, efek gas rumah kaca, hinggawaste food(makanan terbuang) saat menyampaikan pesan Misa Natal 2023.

Kardinal mengatakan tugas menurunkan angka stunting, efek rumah kaca, dan makanan terbuang memang menjadi urusan pemerintah. Namun sebagai mahkluk Tuhan, manusia harus bersama-sama untuk bertindak nyata dalam menekan segala permasalahan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.