Moderasi Beragama Akan Meminimalisir Konflik Politik
📅 Sabtu, 23 Des 2023, 08:51 WIB | Oleh: Muhamad Ma'rupKami membangun Paradigma Wahyu Memandu Ilmu. Paradigma ini ingin memastikan segara bentuk pengetahuan yang dihasilkan oleh civitas akademika UIN Bandung harus berlandaskan nilai-nilai moderasi, di samping tentunya nilai-nilai keimanan dan ketakwaan.
Memasuki tahun politik, apakah ini mengancam moderasi beragama di Indonesia?
Seharusnya tidak. Justru saya berharap moderasi beragama akan menjadi sikap yang meminimalisir timbulnya konflik. Sebab, di antara ciri sikap moderasi beragama adalah menghargai perbedaan dan keragaman, termasuk di dalamnya perbedaan dalam pilihan politik.
Kebijakan kampanye di kampus saat ini diperbolehkan. Apakah UIN Bandung berniat juga untuk mendatangkan para capres-cawapres untuk berkampanye?
Sebaiknya Anda baca juga:
Kampus adalah tempat yang baik untuk memberikan literasi tentang politik dan mengembangkan riset-riset terkait pemilu yang damai. Kami lebih memprioritaskan bekerja sama dengan penyelenggara pemilu untuk peningkatan wawasan tentang pemilu serta berpartisipasi dalam pengawasan partisipatif.
Kami akan menjadi bagian dalam advokasi pemilu damai melalui berbagai forum, di antaranya melalui mimbar-mimbar dakwah dan platform digital.
Apakah ada dorongan agar mahasiswa dan civitas akademika UIN Bandung menjaga pemilu damai?
Sebaiknya Anda baca juga:
Tentu saja. Beberapa cara sudah kami lakukan. Misalnya dengan mengeluarkan edaran terkait netralitas Pegawai Negeri Sipil. Kami juga bekerja sama dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) untuk memberikan edukasi dan literasi terkait pemilu damai.
Bekerja sama dengan Bawaslu pusat, kami menyediakan pojok Pengawas Pemilu di kampus, sebuah pojok tempat civitas akademika menambah wawasan tentang pemilu dan pengawasan pemilu, sehingga mereka dapat ikut berpartisipasi dalam menciptakan pemilu damai.
Kementerian Agama melarang penceramah agar tidak memprovokasi dan kampanye politik. Bagaimana pandangan Bapak terkait aturan tersebut?
Saya setuju. Para penceramah sejatinya mengeluarkan narasi-narasi yang menyejukkan bukan provokasi.
Apa harapan Bapak terkait moderasi beragama dan tahun politik 2024 ini?
Saya berharap moderasi beragama menjadi pilihan sikap bersama. Saya yakin sikap moderasi ini akan mendorong sikap saling menghargai. Kondisi ini tentu saja akan menciptakan suasana yang sejuk dan damai. Dengan demikian, tahun politik ini tetap menciptakan suasana yang damai dan tentram.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!