Moderasi Beragama Akan Meminimalisir Konflik Politik
📅 Sabtu, 23 Des 2023, 08:51 WIB | Oleh: Muhamad Ma'rupBeliau juga berpesan agar para rektor memegang prinsip-prinsip "Good University Governance", para rektor diminta dapat mengangkat posisi daya saing perguruan tinggi Islam.
Apa saja keunikan atau daya tawar UIN Bandung dibanding dengan UIN lain atau perguruan tinggi lainnya?
UIN Bandung saat ini berada di posisi pertama di kalangan PTKN versi Webometric dan Scimago. Dua versi ini adalah penilaian terhadap kinerja publikasi dan web. Di samping itu, UIN Bandung menjadi pusat kajian halal terdepan di kalangan PTKN.
Saat ini, UIN Bandung sedang mengarah pada "Smart University", sebuah gambaran kampus yang ramah dengan teknologi. Kami memberikan layanan-layanan yang serba digital dan mudah diakses.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kami pun terus meningkatkan dan membuat fasilitas-fasilitas yang ramah difabel. Dengan demikian dapat mempermudah akses layanan bagi mereka.
Kelebihan lainnya, kami sekarang punya Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumen (PPID). Unit inilah yang menjadikan UIN Bandung sebagai kampus informatif. UIN Bandung akan menuju Green Campus, sebuah gambaran kampus yang ramah lingkungan.
Menag pernah mengatakan harus ada inovasi prodi Keislaman sebagai ciri khas UIN. Bagaimana respons dari UIN Bandung?
Sebaiknya Anda baca juga:
Sangat mendukung inovasi prodi Keislaman. Di UIN Bandung, inovasi tersebut dilakukan dengan beberapa cara, di antaranya dengan prinsip integrasi keilmuan dalam paradigma Wahyu Memandu Ilmu. Dengan paradigma ini, selalu ada interkoneksi antara prodi agama dengan prodi umum. Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) adalah salah satu cara mengimplementasikan paradigma ini.
Inovasi lainnya, kurikulum Prodi Agama disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, terutama dengan para user lulusan. Inovasi lainnya adalah menawarkan program-program double degree dengan prodi-prodi sehingga para mahasiswa memiliki kompetensi tambahan dari prodi umum.
Saya juga termasuk mendukung gagasan Gus Men agar Perguruan Tinggi Keagamaan memiliki distingsi, baik dengan sesama perguruan tinggi keagamaan atau perguruan tinggi lainnya. Dalam konteks ini, UIN Bandung menjadikan kajian halal sebagai distingsi. Untuk sampai ke sana, kami sudah melakukan banyak langkah. Kami sudah memiliki laboratorium pengujian halal yang sudah terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN). Saat ini, kami juga sedang mengikuti akreditasi Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Utama.
UIN Sunan Gunung Djati Bandung berinovasi mengusung konsep "Halalsphere University" yang berkomitmen menjadikan institusi pendidikan yang bergerak dalam akselerasi atmosfer halal sebagai pusat pengembangan ilmu dan nilai-nilai yang meresap dalam semua aspek kehidupan. "Halalsphere University" yang terdiri dari kata "Halal" sebagai tujuan utama dan "Sphere" sebagai target tujuan kepada seluruh lapisan masyarakat dengan tekad kuat untuk mencapai tujuan besar kami dalam memajukan bidang halal secara lebih luas menjangkau semua lapisan masyarakat.
Dalam upaya untuk mengembangkan konsep "Halalsphere University" di UIN Sunan Gunung Djati Bandung, kami berkomitmen dalam memaksimalkan semua program kerja pada unit halal yang dimiliki dan mengintegrasikan dengan lembaga pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat untuk bergerak dalam bidang halal. Melalui konsep "Halalsphere University" UIN Sunan Gunung Djati Bandung berkomitmen untuk menjadi pemimpin dalam pengembangan halal di Indonesia dan menjadi pusat halal dunia. Halalsphere University UIN Sunan Gunung Djati Bandung terealisasi melalui program kerja dari lembaga-lembaga di Halal Center UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Untuk riset dan kolaborasi dengan industri di UIN Bandung seperti apa prosesnya?
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!