Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ada Asap Kiriman di Sultra, BMKG Ungkap Langkah yang Perlu Dilakukan Warga

📅 Minggu, 04 Okt 2026, 05:36 WIB | Oleh:
Ada Asap Kiriman di Sultra, BMKG Ungkap Langkah yang Perlu Dilakukan Warga Doc: Antara foto
Ket. Kantor Stasiun Meteorologi Maritim Kendari.

KENDARI - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kendari mengimbau masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan imbas paparan asap kiriman yang diprediksi menyelimuti sejumlah daerah dalam tiga hari ke depan.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Kendari Heri Purnomo saat dihubungi di Kendari, Sabtu, mengatakan bahwa peringatan tersebut dikeluarkan setelah teramatinya asap tipis yang menyelimuti langit Sultra dalam sepekan terakhir.

"Khusus pada 3 Oktober 2026, di wilayah Kendari dan sekitarnya pada pagi hari terdapat asap yang cukup tebal dengan jarak pandang kurang dari lima kilometer," kata Heri.

Ia menjelaskan berdasarkan hasil observasi, jarak pandang horizontal di sejumlah wilayah Sultra dalam sepekan terakhir umumnya berada di kisaran delapan hingga sembilan kilometer.

Selain itu, pemantauan kualitas udara berdasarkan konsentrasi PM2.5 di Kota Kendari menunjukkan indikasi kategori sedang pada dini hari hingga sore hari, sebelum membaik pada sore menuju malam hari.

"Pola ini diperkirakan masih akan berulang dalam beberapa hari ke depan," ujar Heri.

BMKG mengidentifikasi sebaran asap yang masuk ke Sultra tersebut berasal dari luar wilayah, terutama dari paparan karhutla di Papua Selatan dan Maluku.

Dia menjelaskan bahwa kesimpulan tersebut ditarik berdasarkan analisis arah angin yang bertiup dari timur hingga timur laut serta hasil pemantauan Citra Satelit Himawari-9, meski di Sultra sendiri terdeteksi 105 titik panas (hotspot) dengan sebaran terbanyak di Kabupaten Bombana.

"Potensi asap kategori sedang dalam tiga hari ke depan diprakirakan melingkupi Kota Kendari, Konawe Kepulauan, Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara, Bombana, Kolaka, Kolaka Timur, Kolaka Utara, Muna, Muna Barat, Kota Baubau, Buton, Buton Utara, Buton Selatan, Buton Tengah, hingga Wakatobi," jelasnya,

Atas kondisi ini, BMKG meminta masyarakat memperbanyak konsumsi air putih serta menutup jendela rumah jika kondisi asap mulai terasa pekat.

Kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, dan penderita gangguan pernapasan disarankan mengurangi aktivitas di luar rumah. Kewaspadaan ekstra juga diminta bagi pengguna jalan, transportasi laut, dan penerbangan akibat penurunan jarak pandang yang berisiko mengganggu keselamatan.

Masyarakat diimbau terus memantau pembaruan informasi cuaca dan kondisi atmosfer melalui kanal resmi Info BMKG Sultra, akun Instagram @bmkgmaritimkendari, aplikasi Info BMKG, maupun layanan WhatsApp BMKG Sultra di nomor 0811-4005-929.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
SKK Migas Umumkan Kurangi E...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.