Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Moderasi Beragama Akan Meminimalisir Konflik Politik

📅 Sabtu, 23 Des 2023, 08:51 WIB | Oleh:

Mungkin makna istilah "industri" harus ada perluasan untuk konteks UIN, karena ada beberapa prodi agama atau sosial yang risetnya tidak selalu berkaitan dengan industri dalam artian umum. Untuk konteks beberapa prodi ini, industri dapat dimaknai dengan para user lulusan. Maka, bisa saja itu bentuknya lembaga sosial kemasyarakatan atau masyarakat itu sendiri.

Kami menyadari perlunya kampus terkait dan terkoneksi dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Itu sebabnya, kami terus membangun kerja sama dengan berbagai industri dalam riset dan penyerapan lulusan. Meskipun jumlahnya belum terlalu signifikan. Kami membuat beberapa regulasi agar di antara tema-tema riset harus merupakan respons dari kebutuhan-kebutuhan industri.

Di kami ada unit Pusat Karier. Pusat ini salah satu tugasnya adalah bekerja sama dengan dunia industri untuk memetakkan kebutuhan industri terhadap alumni-alumni. Terkait dengan link and match dengan DUDI, kami akan membekali mahasiswa dengan sertifikat kompetensi yang dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

Khusus terkait dengan industri halal, pusat halal kami bekerja sama dengan industri-industri makanan dan minuman untuk skema kerja sama yang bermacam-macam.

Menag juga berpesan agar UIN bisa menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH). Di UIN Bandung sendiri prosesnya seperti apa dan apa kira-kira tantangannya?

Menjadi PTNBH adalah salah satu Grand Design Pendis Kemenag. UIN Bandung tentu saja di arahkan ke sana. Salah satu tantangannya adalah unit bisnis UIN belum berjalan secara maksimal, sehingga belum memberikan pemasukan bagi UIN sebagai pendapatan selain UKT.

Untuk mengarah ke PTNBH, kami masih membenahi akuntabilitas organisasi, sistem pengelolaan, meningkatkan mutu lulusan, dan terus meningkatkan daya saing.

Menurut Bapak, bagaimana proses kehidupan moderasi beragama di Indonesia?

Saya menilai moderasi beragama di Indonesia berjalan dengan baik, terutama setelah pemerintah dalam hal ini Kemenag, menjadikan moderasi beragama sebagai program prioritas. Tentu meskipun masih perlu ada perbaikan di beberapa titik. Salah satu indikatornya adalah mulai berkurangnya peristiwa-peristiwa kekerasan atas nama agama.

Menag berpesan agar UIN mendorong toleransi dan moderasi beragama. Bagaimana UIN Bandung merespons hal tersebut baik di dalam maupun luar lingkungan kampus?

UIN Bandung-seperti Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) lainnya-memiliki Rumah Moderasi Beragama. Inilah tempat kami merancang konsep dan implementasi toleransi dan moderasi beragama. Di internal, kami melakukan pelatihan moderasi beragama bagi dosen, tendik, dan mahasiswa. Di eksternal, kami menanamkan nilai-nilai tersebut melalui Kuliah Kerja Nyata, Praktik Kerja Lapangan, dan membuat desa binaan sebagai laboratorium moderasi beragama. Melalui program PKDP (Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula), dosen-dosen muda diberikan penguatan moderasi beragama.

Seperti apa korelasi antara moderasi beragama di kampus dengan pengembangan ilmu pengetahuan itu sendiri?

Kami berkepentingan untuk menanamkan nilai-nilai moderasi beragama dan wawasan kebangsaan bagi civitas akademik, karena itu akan menjadi paradigma dalam mengembangkan pengetahuan. Wadah yang moderat pasti akan menuangkan isi yang moderat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Ekonomi
OJK Ungkap Strategi Jaga St...

Bersejarah, Aldila Sutjiadi Jadi Petenis Indonesia Pertama Juarai DC Open

Bersejarah, Aldila Sutjiadi Jadi Petenis Indonesia Pertama Juarai DC Open

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.